oleh

Dituding Korupsi Dana Sosialisasi Iklan Revolusi Mental Tahun 2015, JARSI 98 Demo Kemenko PMK

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Dibalik pesatnya pembangunan disegala sektor bidang yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi – JK yang dibantu oleh setiap Kementerian harus diacungi jempol.

Pasalnya, banyak Kementerian yang benar-benar bekerja tetapi ada pula Kementerian yang dinilai malah mencederai pesatnya pembangunan dan Program Nawacita JOKOWI-JK.

Seperti monitoring yang dilakukan Jaringan Relawan Anti Korupsi 98 (JARSI 98) yang dikomandoi Tajudin Kabba menilai banyak Kementerian yang jelas-jelas menodai Program Nawacita dengan berbagai dalih.

Setelah tercium adanya aroma Korupsi, Aksi Demo pun dilakukan Jaringan Relawan Anti Korupsi 98 (JARSI 98) pada Kamis, 1/8/2019 didepan Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Jakarta.

Dalam Aksinya, JARSI 98 menuding Anggaran untuk mensosialisasikan Iklan Revolusi Mental di media pada tahun 2015 sebesar 97 miliar untuk iklan televisi, Rp. 3,8 miliar untuk iklan di radio, program sosialisasi lewat kampanye partisipasi masyarakat dengan bujet Rp. 2 miliar, dan program yang sama berupa gelar budaya dengan anggaran Rp. 3 miliar. Total anggaran untuk sosialisasi yang disediakan mencapai Rp. 105 miliar dari anggaran revolusi mental mencapai Rp. 149 miliar APBNP tahun 2015 dinilai banyak dikorupsi Sekertaris Kemenko PMK.

“Kedatangan Kami kesini agar Sekretaris Kemenko PMK Y. B. Satya Sananugraha dan Deputi V Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida diperiksa KPK, Diduga Kuat mereka Terindikasi Korupsi dan Gratifikasi terkait penggunaan anggaran Program Gerakan Revolusi Mental APBNP Tahun 2015 sebesar Rp. 149 MIliar,” Kata tajudin Kabba Koordinator Aksi JARSI 98 dalam keterangan Pers yang diterima redaksi pada Kamis Malam, 1/8/2019.

Lebih jauh Tajudin mengutarakan, kami mendesak dan mendukung Pak Jokowi untuk mencopot segera Sekretaris Kemenko PMK Y. B. Satya Sananugraha dan Deputi V Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida.

Baca juga :  Komnas Perlindungan Anak : Ibu Asuh Raskita Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Tidak hanya itu, Mantan Aktivis era 98 itu menegaskan, Kami juga mendesak KPK dan Mabes Polri untuk segera turun tangan untuk memanggil dan memeriksa Sekretaris Kemenko PMK dan Deputi V Bidang Koordinasi Kebudayaan yang sudah jelas-jelas mencederai Nawacita.

“intinya, dari hasil monitoring yang kami lakukan, diduga kuat Sekretaris Kemenko PMK Y. B. Satya Sananugraha dan Deputi V Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida diperiksa KPK Terindikasi Korupsi dan Gratifikasi terkait penggunaan anggaran Program Gerakan Revolusi Mental APBNP Tahun 2015 sebesar Rp. 149 MIliar,” Tandas Tajudin.

Kehadiran Kami disini, Kata Tajudin, Untuk terus mengkawal Nawacita. “siapapun yang berusaha menodai dan menciderai Nawacita akan kami demo,” Pungkasnya.(Red/Rilis)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru