oleh

Kepedulian Terhadap Kebersihan Lingkungan, Lanud SIM Bersihkan Sampah Yang Berserakan

ACEH BESAR, KICAUNEWS.COM – Sampah masih menjadi salah satu masalah yang tidak kunjung selesai, terutama kebiasaan membuang sisa makanan ataupun tempat makanan minuman baik sterofoam, plastik dan kaleng tidak pada tempatnya sehingga menjadikan lingkungan kotor. Hal ini menggugah Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos., untuk menanamkan sikap peduli akan kebersihan lingkungan dari sampah-sampah dengan mengajak komunitas MTB Koetaradja dan Forum Komunikasi BUMN wilayah Aceh menyisir sepanjang jalan Krueng Raya – Blang Bintang khususnya ujung landasan 35 Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Sabtu (27/7/2019).

 

Lokasi ini menjadi salah satu perhatiannya, mengingat setiap sore hari ujung landasan 35 menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk melepas lelah dan rekreasi bersama keluarga. “Sore hari menjelang maghrib, banyak masyarakat yang duduk-duduk di tanggul menikmati sunset, take off dan landing pesawat komersil di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat,”

 

Namun sangat disayangkan banyak masyakat yang kurang perduli terhadap sampah yang akhirnya sampah banyak yang berserakan dan tidak dibuang pada tempatnya, padahal sudah disediakan tempat sampah.

 

Kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan, menjadikan Lanud Sultan Iskandar Muda mengajak Komunitas MTB Koetaradja dan Forum Komunikasi BUMN wilayah Aceh berinisiatif membersihkan lingkungan dari sampah-sampah yang dibuang sembarangan. “Setidaknya kegiatan kita disini memberi contoh dan menjadi inspirasi masyarakat sekitar peduli kebersihan lingkungan,” katanya seraya mempersilakan untuk datang dan menikmati rekreasi gratis di ujung landasan 35, tetapi jaga kebersihan lingkungan.

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan peduli kebersihan lingkungan yang dibalut bakti sosial dalam rangka Hari Bakti TNI Angkatan Udara Ke-72 Tahun 2019, dimana setiap peserta mendapatkan satu buah karung untuk berjalan bersama menyisir kiri dan kanan jalan memungut sampah yang ada disekitarnya. Bapak Ediwardo Ritonga dari PT. Asuransi Jiwasraya Cabang Banda Aceh sekaligus Ketua Forum Komunikasi BUMN wilayah Aceh mengatakan bahwa untuk meminimalisir sampah harus dari diri sendiri kemudian mensosialisasikan secara aktif kepada masyarakat tentang bahaya sampah bagi lingkungan atau manfaat daur ulang sampah menjadi kerajinan tangan

Baca juga :  Belum Direspon, Korupsi DAK Kesehatan di Padang Lawas, Disoal Mahasiswa

“Ini semua butuh partisipasi seluruh instansi agar kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat,” ungkapnya

 

Selama hampir satu jam, seluruh peserta berjalan mengambil sampah-sampah dan terlihat tidak jarang karung-karung yang dibawa masing-masing peserta penuh hingga tidak muat lagi dan nantinya akan diangkut dengan kendaraan sampah yang telah disediakan.

 

Red/Sertu Joni

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru