oleh

Dian Assafri: Perlu Ada Tindakan Serius Tangani Kasus Pernikahan Dini dan Sedarah

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — publik baru-baru ini digemparkan oleh adanya Pernikahan Usia di bawah umur di Musi Banyuasin (Muba) dan pernikahan sedarah dimana Kakak menikahi Adik Kandung yang terjadi di Bulukumba, Sulawesi Selatan menjadi masalah serius yang harus disikapi bersama.

Demikian dikatakan Sekjen Gema Kosgoro Dian Assafri yang menjadi Narasumber di acara Diskusi Publik Stop Perkawinan Anak dan Stop Perkawinan Sedarah “Polemik Perkawinan Anak dan Sedarah Terhadap Pandangan Hukum, Psikologi, Agama, Kesehatan dan Tatanan Keluarga dalam Upaya Memperkokoh Empat Pilar Kebangsaan” di Aula Lt. 11 Gedung Kementerian PPPA Jakarta pada Jum’at, 26/7/2019.

Dian mengutarakan, Ini menjadi PR kita bersama untuk melerai terjadinya hal tersebut dan kejadian itu jelas telah melanggar Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dimana disebutkan bahwa batas minimal usia perkawinan perempuan 16 tahun dan laki-laki 19 tahun.

Selain bertentangan dengan UU, Kata Dian, Ini juga bertentangan dengan Ajaran Agama serta moralitas dan Spikologi.

Untuk itu, Tambah Dian, Pemerintah harus segera mencari langkah serius untuk mencegah hal serupa. “Pemerintah, Dalam Hal ini Kementerian PPPA, BKKBN, kemensos dan Kemenag serta para stakeholder lainnya harus bersatu padu Agar kasus semacam ini tidak terulang kembali,” Jelas Dian.

Lebih jauh Dian Menuturkan, mungkin salah satunya dibutuhkan sosialisasi-sosialisasi yang melibatkan Masyarakat ditingkat Bawah seperti para Kader PKK.

Sehingga, Lanjut Dian, Masyarakat Bawah serta para kader PKK bisa mengetahui apa efek dan resikonya kedepan baik dari segi Moral, Hukum, Psikologi.

Mudah-mudahan, Sambung Dian, Pemerintah segera mengambil langkah Krongkritnya.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru