oleh

8 Orang Pelaku Pemanipulasi data Modus (Tuyul) Go-Jek di Tangkap Satreskrim Polres Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COM -Kapolres Tangsel Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si. didampingi.oleh Kasat Reskrim Akp Muharram Wibisono Adipradono, SH., S.IK., Kanit PPA Iptu Sumiran, SH., Kasubbag Humas Iptu Sugiyono dan Alvita (Senior Manager Corporate Affairs Gojek) Mengelar press rilise ungkap kasus terkait Kasus Memanipulasi Data Seolah Olah Otentik dan atau Penipuan,
bertempat di lobby Mako Polres Tangsel, Jalan Promoter 1 BSD, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong Tangsel, Senin (22/7/19). pukul 16.30 Wib.

Dasar Laporan :* Laporan Polisi Nomor : LP / 822 /K / VII / 2019 / SPKT / Res Tangsel, tanggal 15 Juli 2019.

Tkp di sebuah warung di Jalan Yapen Raya Ciater Serpong Kota Tangerang Selatan, diamankan 8 orang tersangka, pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019.

Komplotan itu terdiri dari delapan orang atas nama: Bima Alan Buana Saputra (24), Achmad Arif Febi Ruchyadi (28), Dian Azhari (31), Felix Prastatama Yudian Bangsa (21), Irpan (25), Nadi Asmad (41), Siti Hodijah (35) dan Taupik Kurniawan (47).

Mereka masing-masing memiliki peran yang berbeda dari mulai mempersiapkan peralatan, membuat akun ojek online, mengoperasikan pesanan dan GPS palsu.

mereka mengoperasikan akun itu untuk memesan ojek online dengan titik jemput dan sampai yang berbeda.

Sedangkan beberapa lainnya mengoperasikan akun ojek online yang disambungkan dengan GPS palsu untuk seolah-olah menjadi driver yang menjemput pesanan tersebut.

Mereka semua itu mengoperasikannya di warung kopi tanpa panas-panasan turun ke jalan seperti halnya driver ojek online pada umumnya.

Dengan melakukan pesanan dan penjemputan serta mengantar dengan aplikasi “tuyul” itu, mereka berharap poin dari ojek online sehingga bisa mendapatkan bonus yang besar.

“Tujuan mereka melakukan hal ini untuk mendapatkan poin, poin yang mereka dapatkan jika berhasil mengumpulkan 30 poin mereka mendapatkan cashback 200 ribu jika Gocar 21 poin mereka mendapat cashback 400 ribu, ini yang sudah mereka lakukan kurun waktunya kurang lebih tiga bulan,” ujar Kapolres Tangsel Akbp Ferdy Irawan.

Baca juga :  Brimob Polda Jabar Terus Pantau Pelaksanaan Protokol Kesehatan

Atas perbuatan nya kedelapan tersangka tersebut dijerat pasal 35 juncto pasal 51 ayat (1) dan pasal 33 Undang-undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang Republik Indonesia Informasi dan transaksi elektronik (ITE) dan pasal 378 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sementara,pihak ojek online mengucapkan terima kasih kepada aparat Polres Tangsel yang telah membantu menuntaskan kasus Tuyul Ojek Online. (trs /Red).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru