oleh

DPP Partai Golkar Minta Penjagaan Aparat, GBS Sebut Jangan Lebay

JAKARTA, KICAUNEWS.COM –– Walaupun Munas di bulan Desember mendatang, semakin memanasnya suhu politik di Partai Golongan Karya terasa semakin kencang. Ditambah Baru-baru ini beredar surat permohonan bantuan pengamanan kepada kepolisian untuk Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat.

Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, menepis bahwa permintaan tersebut hal biasa saja.

Adanya surat tersebut pun Mendapat respon Berbeda dari para Kader Golkar yang tergabung dalam Garda Beringin Satu (GBS)

“ko DPP lebay ya,” Kata Inisiator GBS yang juga mantan Sekjen Era ARB Devi Andita saat dikonfirmasi kicaunews pada jum’at 19/7/2019.

Devi membeberkan, sebetulnya penjagaan demi keamanan penting dilakukan tapi ko kenapa baru baru ini dilakukan. “Aneh saja, ya seharusnya jangan lebay lah,” kata Devi.

Hal senada juga juga disampaikan Ketua GBS, Boston yang menilai DPP terlalu berlebihan.

“Golkar itu sudah sangat Dewasa, Tidak mungkinlah ada internal kader yang mencoba merusak sehingga DPP bersurat untuk mendapat penjagaan,” Kata Boston.

 

Sementara itu, tanggapan pun datang dari Dian Assafri Nasa’i yang Sekjen Gema Kosgoro yang juga Wakil Ketua GBS, Dirinya menilai sepanjang sejarah Golkar sepertinya baru kali ini ada permintaan yang dinilai seakan akan ada kekisruhan menjelang munas. 

“Munas Saja Masih lama, ditambah masa ia Organisasi yang notabennya sangat santun ini gara-gara munas terkesan akan ada kekisruhan,” Kata Dian.

Lebih jauh Ditambahkan Dian, Janganlah Memunculkan yang terkesan lebay dan membuat suasana semakin gaduh.

“Saya Yakin Kader Golkar akan menjaga serta menunjukan Contoh yang santun dan menunjukan prinsip berdemokrasi kepada yang lain,” Jelas Dian.(Red)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru