oleh

Diduga Terlibat Penyelundupan Mobil Mewah, Jarsi 98 Desak Presiden, KPK dan Mabes Polri Periksa Dirjen Bea dan Cukai

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — maraknya Penyelelundupan Mobil Mewah Ilegal baru baru ini yang bermoduskan Pameran mulai terendus.

Ditambah setelah adanya satu unit Mobil Mewah Lamborghini berwarna merah berhasil diamankan beberapa waktu lalu oleh Aparat semakin menuju kepada titik terang.

Mobil mewah tersebut didatangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur dengan Dalih Untuk Pameran yang diprakasai PT. Kreasi Lancar Orientasi Prima yang berdomisili di Cilandak Jakarta Selatan.

Diketahui, PT. Kreasi Lancar Orientasi sebagai salah satu perusahaan mendapatkan fasilitas impor sementara karena memiliki angka pengenal importir (API).

Mobil tersebut mulai masuk sejak Februari hingga awal April 2019 dengan berbagai merek seperti Lamborghini, Mercedes Benz, Aston Martin, Porsche, Rolls Royce, Bentley, dan McLaren.

Pasalnya dengan memakai izin impor sementara, para importir membayar pajak jauh lebih murah dibandingkan impor pembelian mobil mewah resmi yang nilai pajaknya mencapai 200 persen.

Atas dasar itulah, Sebuah organ Jaringan Relawan Anti Korupsi (Jarsi 98) menggelar Aksi Unjuk Rasa pada kamis, 11/7/2019 didepan Istana Negara dan Kementerian Keuangan.

Dalam aksinya, Koordinator Aksi Tajudin Kabba Dalam keterangan Persnya mengatakan, dalam hal ini Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi sangatlah bertanggung jawab.

Untuk itu atas dasar inisiatif dan peduli Masa depan Bangsa kami meminta kepada Bapak Presiden, KPK, Mabes Polri untuk mencopot, mengaudit, memeriksa serta menangkap Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, beserta Kroninya Direktur penindakan dan penyidikan Baharudi Wijayanta Bekti Mukarta, Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis Sugeng Apriyanto, Direktur Kepabeanan dan Cukai Kushari Suprianto, Direktur Fasilitas Kepabeanan Oentarto Wibowo.

Spanduk Tuntutan Jarsi 98 didepan Istana Negara Jakarta

“Diduga Kuat Keterlibatan Dirjen Bea dan Cukai dan Kroninya adalah Dalang dari semua ini,” Kata Tajudin.

Baca juga :  Ganindra Bimo Aktor Sekaligus Pembawa Acara Kini Harus Berurusan Dengan Polisi

Tajudin menambahkan, bahwa jaringan Relawan Anti Korupsi akan terus menyuarakan aksi tiap mingguan didepan Kementerian Keuangan dan Istana Negara sampai pejabat Eselon Bea dan Cukai ditangkap dan di Audit sampai keakar-akarnya.

Tajudin juga menilai, Terbongkarnya penangkapan Mobil Mewah Lamborghini ini sebagai pintu awal untuk mengusut sampai dengan tuntas kasus Penyelundupan yang berselimut Pameran.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru