oleh

HMI Kab. Bekasi Berharap Wabup Terpilih Dari Sosok Aktivis

Kabupaten Bekasi, Kicaunews.com – Kekosongan kursi Wakil Bupati (Wabup) Bekasi saat ini menjadi rebutan beberapa pihak untuk menduduki kursi tersebut. Sudah ada 19 calon yang sudah terdaftar dalam bursa pemilihan Wabup dari Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat umum sampai para politikus dari partai koalisi yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi pekan lalu.

Menanggapi hal ini HMI Cabang Bekasi angkat bicara mengenai siapa yang pantas menduduki kursi wabup yang saat ini belum juga terpilih untuk memperbaiki Kabupaten Bekasi kedepannya.

Bongsu Syahputra selaku Kabid PPD (Partisipasi Pembangunan Daerah) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi menginginkan mantan-mantan aktivis serta putra daerah sebagai sosok yang bisa mengisi kursi wabup.

Alasan Bongsu karena aktivis sudah berpengalaman dalam mengemban sebuah amanah organisasinya. Begitupun putra daerah yang mempunyai nilai plus mengetahui kondisi daerah tersebut secara dalam dan berpengalaman tentang tempat kelahirannya.

Untuk itu Bongsu mengharapkan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mendapatkan sosok Wabup yang bisa menjadi mitra kerja yang mampu mengemban amanah rakyat.

“Jangan sampai amanah masyarakat Kab Bekasi ternodai lagi dan memandang figur pemimpin hanya ajang memperkaya diri,” bebernya.

Padahal bukan hanya jabatan Wabup saja yang masih kosong tapi masih ada beberapa kursi lainnya yang belum terisi seperti jabatan Kepala dinas. Sehingga tantangan ke depan seorang pemimpin dalam menata Kabupaten Bekasi harus mampu menjalankan visi misi dan membangun organisasi pemerintahan yang solud dan amanah.

“Sangat disayangkan jika kursi Wabup diberikan sosok dari koalisi partai Golkar, mengingat kasus korupsi yang dilakukan Neneng Hasanah Yasin dkk, bisa terulang kembali bila kita tidak mengantisipasi hal-hal tidak terpuji yaitu korupsi berjamaah,” terangnya.

Baca juga :  Punya Hubungan Khusus Dengan Setnov, Kang Emil Didukung Golkar Maju Pilgub Jabar

“Semoga solusi dari kami bisa didengar dan diterapkan oleh Bupati Eka Supriadi Atmaja dan tidak memperlambat kinerja-kinerja pemerintah untuk menjalankan programnya”, pungkas Bosung. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru