oleh

Puluhan Orangtua dan Murid Demo Tolak SDN Kranji X Dimerger Pemkot Bekasi

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Puluhan orang tua dan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) X Kranji gelar aksi demo tuntut penolakan sekolahnya dimerger / digabung dengan SD N lainnya, Jumat (5/7/2019).

Sekolah yang beralamat di Jl. Mangga Raya Perumnas I, Bekasi Barat dianggap mereka masih layak melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasanya.

Aksi damai tersebut dilakukan dengan cara setiap peserta aksi menandatangani kain putih sepanjang 3 meter sebagai bentuk penolakan SDN Kranji X dimerger.

Pantauan media dilapangan para orangtua dan murid selain melakukan petisi tanda tangan dan membentangkan spanduk penolakan yang bertuliskan “Kami Cinta Kranji X dan Kami Menolak Sekolah Kami di Merger” mereka juga menyayikan Hymne SDN Kranji X.

Utami (42) salah satu orangtua murid mengatakan alasan penolakanya para orangtua dan siswa sudah sangat percaya terhadap guru-guru SDN Kranji X

“Anak-anak kami sudah sangat senang bersekolah disini dan kami warga disini sudah sangat percaya guru-guru di SDN Kranji X untuk mengajar anak-anak, kenapa harus di merger” Ujar Utami.

Dirinya juga menambahkan bahwa Ia sudah enam tahun menjadi komite di SDN Kranji X semua sarana dan prasarana sudah tersedia di sekolah ini, belum lagi prestasi-prestasi yang sudah banyak diraih oleh sekolah ini sudah tidak perlu diragukan lagi baik prestasi akademik maupun nonakademik ditingkat Kecamatan Bekasi Barat maupun di tingkat Kota Bekasi,” tuturnya

Para guru SDN Kranji X saat dimintai tanggapanya terkait aksi protes para orangtua dan murid memilih tidak berkomentar

“Bu Kepsek belum pulang, kita hanya fokus mengajar aja pak,” ujar salah satu guru

Sementaraitu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Inayatullah
saat dimintai tanggapanya terkait aksi protes penolakan merger Sekolah mengatakan akan memberikan penjelasan kepada warga maupun orang tua siswa di sekolah tersebut.

Baca juga :  Peran Aktif Babinsa Dalam Rapat Koordinasi KB

”SK merger sudah ada putusan dari Wali Kota lewat Perwal No 421.2/kep. 486-Disdik/XII/2018 dan itu sudah diputuskan berdasarkan kajian.” kata Inay ketika dihubungi melalui ditelepon selularnya.

Terkait tuntutan orangtua siswa, sambung Inay, pihaknya juga akan memberikan penjelasan dan akan dipublikasikan melalui kabid Dikdas.”Nanti Kabid Dikdas akan memberikan penjelasan lebih detail. Tapi kalau terkait nasib kepsek, kita tetap akan lakukan evaluasi.” jelas Inay.

“Kalau kepseknya bagus, ya tetap akan dipertahankan, tapi kalau kurang bagus akan dimutasi dan kembali menjadi guru. Jadi, pertimbangan merger itu berdasarkan nomor urur sekolah. ” Ucapnya

”Nanti kita akan berikan penjelasan kepada warga bahwa aset sekolah tidak akan dihilangkan maupun dibongkar aset sekolah tetap akan dipergunakan warga,” katanya menambahkan

Ia pun tidak keberetan atas aksi para orangtua siswa yang memprotes penggabungan SDN Kranji X tersebut.”Boleh boleh saja lakukan protes, tapi orang tua harus juga pahami dan harus diberikan penjelasan,” katanya (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru