oleh

KPU: Tour of Duty untuk Memaksimalkan Kapasitas SDM

PALEMBANG, KICAUNEWS.COM – Sebagai organisasi fungsional, mutasi ataupun promosi adalah suatu hal yang lumrah terjadi dalam kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mutasi atau promosi yang juga kerap disebut Tour of Duty ini akan terus dibiasakan untuk memaksimalkan kapasitas SDM yang ada di tubuh KPU.

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi saat memberikan pengantar diskusi perkelas yang digelar pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kepegawaian hari kedua, di Palembang, Jumat (5/6/2019).

Pramono sendiri hadir mengisi kelas C, yang membahas tentang mutasi dan disiplin bersama Kepala Biro SDM Lucky Firnandy Majanto.

Menurut mantan Ketua Bawaslu Banten tersebut, hal pertama yang harus ditegaskan dari sistem mutasi adalah memperbaiki pemahaman yang keliru tentang tujuan dari kegiatan tersebut. Pemindahan pegawai menurut dia bukan sebagai hukuman tapi bagian dari pematangan. “Kesannya hanya orang terhukum saja yang dipindah padahal itu bagian dari pematangan,” kata Pramono.

Tour of Duty menurut Pramono juga bagian dari pengayaan kapasitas seseorang. Dimana orang yang menjalani mutasi atau promosi akan belajar hal lain diluar kebiasaannya sehari-hari. “Jadi dengan Tour of Duty itu akan kelihatan SDM yang bisa memaksimalkan kapasitas dirinya dan menyesuaikan dengan kondisi tempat mereka bekerja,” tutur Pramono.

Sebagai contoh di TNI/Polri Tour of Duty menurut dia berjalan sangat baik dan berdampak pada kualitas SDM yang dihasilkan.

Hal yang sama juga dia harapkan terjadi didalam tubuh KPU. “Sering kali diinstitusi kita karir seorang misalnya kalau sudah di satu biro tidak berpindah. Jarang sekali yang dari biro a pindah ke b, c dan lainnya,” tambah Pramono.

Sementara itu dikelas A, yang dipimpin Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik, Kepala Biro Keuangan Nanang Priyatna serta Wakil Kepala Biro SDM Wahyu Yudi Wijayanti, bahasan menarik terkait tiga tema utama disampaikan kepada para peserta. Tiga tema tersebut antara lain evaluasi dan rencana rekrutmen penyelenggara pemilu (provinsi, kab/kota) seleksi CPNS serta kesiapan jajaran KPU menghadapi Pemilihan 2020.

Sedangkan di kelas B yang dipimpin Anggota KPU RI Ilham Saputra serta Sekjen KPU RI Arif Rahman Hakim bahasan menarik  tentang pengaturan waktu kerja dan dispensasi bagi pegawai.

Hasil diskusi dan rekomendasi tiap kelas sendiri nantinya akan dijadikan bahan bagi KPU RI untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM dilingkungan penyelenggara pemilu. (hupmas kpu ri)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru