oleh

Kakek Pelaku Pencabulan Terancam 15 Tahun Penjara, Korbannya Anak Dibawah Umur Tewas Saat Melahirkan

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Pelaku pencabulan seorang kakek HS usia 71 tahun membuat heboh warga Perumahan Blue Safir, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pasalnya korban pencabulan yang dilakukannya adalah anak dibawah umur berinisial EP (15) yang merupakan anak tetangganya yang dititipkan sang ibunya ke kakek HS untuk dirawat.

Namun si gadis kecil itu justru menjadi korban dari aksi kebejadan HS sehingga EP hamil 5 bulan dan tewas akibat pendarahan ketika melahirkan bayi prematur hasil hubungan suami istri tak resmi akhir Juni lalu.

“Tindak pidana pencabulan dan persetubuhan anak sesuai Pasal 1 dan 2 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun. Tindak pidana tersebut dilakukan pria berinisial HS berumur 71 tahun terhadap seorang anak  dibawah umur yang selama ini dirawatnya,” ujar Kompol Imron Ermawan, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol, Kamis (4/7/2019) saat konferensi pers di Mapolretro Bekasi Kota.

Imron mengatakan keluarga EP dan HS mulanya bertetangga. Karena hendak bekerja di luar kota, ibunda EP menitipkan anaknya kepada HS.

EP dan HS tinggal satu rumah di Perumahan Blue Safir, Rawalumbu, Kota Bekasi, terhitung sejak pertengahan 2018. Tinggal satu rumah, HS tak bisa mengendalikan nafsunya, karena kerap meminta di pijat oleh sang kakek, Aksi pencabulan terjadi sejak akhir 2018.

“Perjalanan waktu, korban hamil kurang-lebih 5 bulan. Dan dibawa ke rumah sakit melahirkan bayi secara prematur pada akhir Juni lalu,” ujar Imron.

Kondisi EP semakin tak stabil setelah melahirkan, terjadi pendarahan hingga EP meninggal pada 2 Juli 2019.

“Korban meninggal dunia, pendarahan. Karena pendarahan itulah tetangga curiga, belum nikah, belum kawin kok sudah melahirkan. Di situlah terkuak. Korban meninggal disetubuhi dan dicabuli oleh kakek-kakek tersebut,” ujar Imron.

Baca juga :  DPD Minta DPR Perketat Seleksi Calon Anggota BPK

Warga yang curiga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah diselidiki, pelaku mengaku telah berbuat terlarang layaknya suami isteri.

Pelaku ditangkap Polisi kediamannya, Rabu (3/7) pukul 00.30 WIB. Barang bukti yang diamankan adalah kain batik, kerudung berwarna putih, kain sarung berwarna biru, baju gamis berwarna biru, dan potongan celana dalam.

Pelaku dijerat Pasal 82 junto 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 dan Pasal 81 juncto 76D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perbuatan Cabul dan Persetubuhan Anak di Bawah Umur. (Fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru