oleh

Seorang Kakek di Indramayu Tega Cabuli Bocah Tetangganya Sendiri

INDRAMAYU, KICAUNEWS.COM – Anak merupakan salah satu anugerah yang diberikan Tuhan kepada seseorang. Tanpa seorang anak tidak akan ada tanda kehidupan dalam suatu keluarga, apabila ada anak maka suatu keluarga akan sempurna. Namun bagaimana jika sebuah keluarga yang sudah dikaruniai anak, tetapi sang anak saat lepas dari pandangan orang tua, kemudian si anak tersebut ada yang mengganggunya..?? Tentunya sang orang tua tak akan terima atas apa yang menimpa pada anak kesayangannya.

Kronologis kejadian Seperti yang dialami korban berinisial (W) gadis imut berusia 10 Tahun baru duduk di kelas 3 SD yang masih polos ini merupakan warga desa jatisawit kidul/induk RT/Rw 11/03 Kecamatan jatibarang Kab Indramayu. Saat itu hal buruk menimpa dirinya, pasalnya korban (W) habis isitarahat sekolah lewat dan dicegat oleh oknum beriinisial (C’A) langsung di bawa ke mushola.

Menurut keterangan orang tua korban bapak (AK) dan korban berinisial ibu (NI) mengetahui pada tanggal 20 bulan juni 2019 sekitar jam 9 wib, hal anaknya dicegat dibawah hansip yang berinisial (CA) berumur 70 tahun Ke mushola dengan kecurigaan ibu korban langsung berlari tergopoh-gopoh mencari anaknya bersama pelaku disetiap ruangan kesalah satu ruangan mushola.

“Hingga ditemukan dikamar mandi sedang mesum, karena dipanggil anaknya tak nyahut ibu korban langsung mendobrak pintu kamar mandi mushola, tak menutup kemungkinan korban sudah ditelanjangi dan berbuat mesum, dengan geram ibu korban menarik keluar anaknya dari kamar mandi, pelaku berinisial (CA) sebagai hansip dipemerintahan desa jatisawit juga merupakan tetangganya sendiri,”jelasnya kepada reporter kicaunews.com, Kamis (27/06/2019).

Ditambahkan orang tua korban Kejadian itu diketahui pada hari kamis tanggal 20 juni 2019, Terbongkarnya kasus pencabulan anak tersebut, sudah beberapa kali pertama ditempat wudhu, kedua dikamar rumahnya sendiri, dan ketiga dikamar mandi mushola, Alat kelamin luar emang tidak rusak cuma pada bagian dalam kelamin yang agak sobek didapati luka, tadinya anak saya tidak mau ngaku berapa kali ditanya, Akhirnya korban mengakui juga

Baca juga :  13 Bocah Dicabuli Satpam, Begini Respon Kapolres TangSel

“Dan Dari hasil pemeriksaan dokter dibantu tim PPA menjelaskan bahwa di kelamin (WT) telah dimasuki benda tumpul sehingga mengakibatkan muara liang kemaluan kemerahan dan luka lecet pada kelamin dan positif ada kerusakan dibagian alat kelamin korban bagian dalam, saya pasrah aja sama kepolisian dan perlindungan anak karena hukum lah yang berjalan tinggal nunggu hasilnya aja, masyarakat jatisawit sebenarnya sudah geram pada pelaku,” tandasnya

Sementara kuwu jatisawit kidul/induk wardam/tebok” Membenarkan warganya atau perangkat desanya kena kasus pencabulan anak, “Menurut informasi dari pelaku korban tidak diperkosa cuma digerayangi saja termasuk pelecehan sexual kalau kata keluarga korban adanya luka dibagian dalam korban itu wajar karena bagian dari keluarganya tapi pelaku sudah dibawa kepolres dan korban sebelumnya sudah divisum nunggu proses hukum selanjutnya saya sebagai kuwu tidak ikut kesana kemari biarpun pelaku bekerja dipemerintahan desa kalau orang bersalah ya tetap dihukum. Tegasnya. (MT jahol)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru