oleh

Penembakan di Kalimalang Rengut Satu Nyawa dan 5 Luka Parah di Lahan Sengketa

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh segerombolan orang tak dikenal menyerang 7 penjaga lahan dengan korban satu tewas, satu luka tembak dan 5 korban luka senjata tajam. Peristiwa terjadi di lahan sengketa yang berada di samping Apartemen Grand Kemala Lagoon, Kalimalang, Kota Bekasi pada tengah malam pukul 23.30 wib, Jumat (21/6/2019).

Berdasarkan penuturan pengacara korban bernama Budiyono kepada Kicaunews.com, Sabtu (22/6/2019) korban tewas bernama Dani, 46 tahun. Adapun korban luka-luka antara lain Daniel Yanwarin (luka tembak di paha kiri), Heri Kiswanto (luka bacok di lengan), Titus (luka lecet di perut), Stevanus (luka robek di tangan kanan) dan Hendrikus (luka robek di kaki kanan dan dagu).

Ke empat korban dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dan sudah diperbolehkan pulang. Namun satu korban lagi, Daniel Yanwarin yang luka tembak tembus di paha kiri masih di rawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid.

Menurut pengakuan Daniel peristiwa penembakan dilakukan secara tiba – tiba pada tengah malam saat  dia dan kawan – kawannya tengah bertugas menjaga lahan milik Acam Mendung dan diserbu orang tak dikenal dengan wajah tertutup masker hitam menyerang mereka dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

“Mereka datang kurang lebih 20 sampai 30 orang dengan membawa senpi dan golok menyerang kami dengan tiba- tiba dalam jarak dekat,”beber Daniel.

Lebih lanjut kata Daniel mengatakan mereka datang dengan menggunakan mobil kurang lebih 3 unit yang sebelumnya sempat adu mulut dan langsung menyerang.

“Suasana malam itu mencekam karena kami tak bersenjata hanya berbekal batu dan alat apa adanya yang ada dilokasi untuk membela diri. Ada sekitar 20 tembakan menyerang kami,” ungkap Daniel.

Baca juga :  Pilkada Sumsel 2018: Usung Putera Kandung Gubernur Jadi Calon Gubernur, Partai Golkar Dikritik.

Sementara penuturan pengacara korban Budiyono mengaku peristiwa penembakan ini memang berlokasi di lahan milik Acam Mendung/M. Zaelani Hamid yang berada di samping Tol Becakayu dan Apartemen Grand Kemala Lagoon, Kalimalang, Kota Bekasi.

“Saat ini sudah 4 orang di BAP di Polres Metro Bekasi Kota dan sekarang sudah diperbolehkan pulang,” ujar Budiyono.

Disebutkan Budiyono pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan dari PT. Anugerah Duta Sejati (ADS) sebagai pihak yang saat ini tengah beraengketa dengan Acam Mendung/M. Zaelani Hamid.

“Sepanjang pengliatan saya, sebagian pihak dari PT ASD sudah dimintain keterangannya oleh penyidik Polres metro Bekasi Kota karena PT ini ada kaitannya dengan lahan tersebut, padahal tanah itu dalam perkara di PN Bekasi,” bebernya.

“Sekarang kasus ini lagi ditangani oleh Polres dan polisi lagi melakukan penyelidikan menggali keterangan dari PT. ADS tapi dugaan kuat sudah mengarah ke PT. ASD,” pungkas Budiyono. (Fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru