oleh

Disinyalir Yayasan TK Islam Nurul Halim Dibiayai Dari Dana Desa

Indramayu, Kicaunews.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, mengingatkan dana desa tidak boleh dikelola yayasan dan tidak boleh membiayai yayasan milik perorangan dana desa hanya boleh dikelola oleh desa melalui musyawarah desa.

Jika dikelola yayasan atau membiayai yayasan maka berisiko digunakan untuk kepentingan individu, kalau dikelola oleh individu, maka bisa berurusan dengan hukum.

Menurut informasi yang didapat bahwa yayasan nurul halim bertempat di desa ujung jaya kecamatan widasari kabupaten indramayu tersebut milik Hj. Lilis dari jakarta, yayasan nurul halim dengan kegiatan pendidikan sekolah menengah pertama di pimpin H. Humaedi sebagai kepala sekolah dan yayasan TK islam nurul halim dengan kepala sekolah ibu merli ketua yayasan ibu dedeh.

Dari keterangan warga ujung jaya yang tak mau disebut namanya mengungkapkan bahwa yayasan TK islam nurul halim ada pasokan atau ada uang masuk dari anggaran dana desa yang saya tahu dana tersebut seharusnya untuk PAUD tapi dibagi dua untuk yayasan katanya untuk intensif guru pengajar.

“Pernah saya tegur kuwunya dana desa tidak boleh untuk yayasan karena beda alur dan bukan naungan pemerintah desa karena yayasan milik pribadi Hj. Lilis, tapi teguran saya dibantah oleh kuwu ujung jaya “Ma’af anda jangan ikut campur masalah kucuran dana desa ke yayasan itu hak wenang kuwu karena masih didesa ujung jaya ya wajar lah kita bantu,” katanya kepada reporter Kicaunews.com Jumat (14/06/2019).

Yang saya tahu kepala sekolah TK yayasan nurul halim istrinya jurutulis aktif dan ketua yayasan ibu dedeh juga orangnya kuwu jadi pantas saja dikasih kucuran dana dari desa karena mereka bagian dari keluarganya dan setelah ada informasi kucuran dana dari desa gedung TK akan direnovasi apakah memakai duit yayasan apa bantuan dari dana desa. Tambahnya

Baca juga :  Bantu Terdampak COVID-19, Konas Menwa Indonesia Bersama DPP Gemura Gelar Baksos

Hingga berita ini diterbitkan pihak kepala desa ataupun pemilik yayasan belum dapat dikonfirmasi (MT jahol)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru