oleh

Diduga Tak Mengantongi Ijin Wisata Danau Wana Griya Cogreg Malah Makan Korban, Anak Umur 9 Tahun Tewas Tenggelam Di Danau

JABAR,KICAUNEWS.COM -. Kematian senantiasa akan datang tanpa mengenal waktu, tempat, usia dan dengan cara apa saja, karena ini yang dinamakan suratan tangan. Sebagai mana sudah dijelaskan dalam Firman Allah SWT, Qullunafsi dzaiqotul mauut yang artinya tiap tiap mahluk yang bernyawa pasti akan merasakan mati.

Tepatnya pada Selasa siang lalu (4/6/2019) wisata air Wana Griya yang berada di Jln. Raya Pahlawan Rt.05/Rw.07 Ds. Cogreg Kec. Parung menjadi gempar, karena disana ditemukan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Mahesa warga setempat menyangkut di jembatan setu tempat wisata perahu air.

Kejadian tersebut dilaporkan ke pihak berwajib. Anggota kepolisian dari Polsek Parung segera terjun ke lokasi dan mencatat kronologis kejadian.

Informasi dari Pandi (perwakilan Wana Griya) yang dihubungi via telpon oleh awak media menjelaskan, korban tewas tersebut masuk tanpa membeli tiket masuk. Ia sengaja mengakali petugas keamanan disana, langsung menuju danau dimana terdapat permainan perahu bebek. Namun belum jelas sekali apakah anak itu sengaja berenang atau mungkin jatuh terpeleset, sama sekali tidak ada saksi yang melihat kejadian itu.

Yang sangat disesalkan awak media, pihak pengelola wisata Wana Griya, mengapa di wilayah wisata air perahu bebek tidak ada satupun keamanan yang melihat kejadian tragis tersebut? Disini terlihat adanya kelalaian, kalau petugas keamanan tidak merambah hingga danau dimana terdapat sarana permainan perahu bebek. Apalagi sampai ada pengunjung liar (kata Pandi) yang bisa lolos masuk ke dalam Wana Griya. Jelas jelas ini ada kesalahan dan ada kelalaian dari pihak pengelola.

Melalui percakapan telpon juga, Pandi menjelaskan kalau akhirnya terjadi musyawarah antara pihak Wana Griya dengan keluarga korban tewas, sehingga jenazah korban tidak perlu diadakan autopsi. Dan pihak Wana Griya telah memberikan sekadar uang duka kepada keluarga korban.

Baca juga :  Inilah 3 Pejabat Jujur, yang Belum Tentu Kaya, Tapi Sudah Pasti “Selamat”

Selain itu keberadaan arena hiburan Wisata Griya pun ditengarai tidak memiliki izin sebagaimana wisata lainnya. Menurut info yang diperoleh, pihak Kecamatan Parung saja belum menandatangani izin untuk dilanjutkan ke lembaga yang lebih tinggi, dalam hal ini Pemda Bogor dan Dinas Pariwisata.

Namun ketika awak media mencoba meminta informasi dari perwakilan owner tempat wisata tersebut (Indra dan Dindin), mereka terus menerus mencoba mengelak untuk memberikan penjelasan mengenai perizinan Wisata Griya yang berada di Jalan Raya Pahlawan tersebut, bahkan terkesan mempermainkan awak media.

Apalagi wisata tersebut masuk pakai tiket dengan ketentuan tarif yang sudah di patok oleh pengelola, namun tempat tersebut diduga tidak mengantongi ijin dan tidak ada pemasukan ke kas Negara, itu di kategorikan wisata ilegal dan perlu di tutup untuk umum dengan secara tegas, ujar aktifis bogor raya saat diskusi dengan awak media.

tim/ut/trs

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru