oleh

Perangkat Desa Patimuan Tutup Lebih Awal, Diduga Utamakan Kepentingan Pribadi Dari Pada Pelayanan

Cilacap, Kicaunews.com – Gara-gara salah satu kader PKK sedang mengadakan pesta hajatan, kantor Desa Patimuan Kecamatan Patimuan kabupaten Cilacap melayani masyarakat hanya sampai siang. Itu terlihat pada hari rabu (12/06/19) dan buka hanya pagi sampai tengah hari.

Pada pagi hari jam 10.30 WIB ketika jurnalis brigadenews.co.id datang ke kantor kepala desa masih dijumpai beberapa petugas desa dan menyampaikan ingin bertemu dengan kepala desa. Kepala desa sedang tidak ada di kantor, sedang menghadiri acara pernikahan saudaranya untuk menjadi saksi pernikahan. Mungkin sebentar lagi kekantor. Ungkap salah seorang staff yang tidak menyebutkan namanya.

Untuk keperluan konfirmasi dengan kepala desa jurnalis brigadenews.co.id menyampaikan kepada petugas bahwa nanti akan kembali lagi setelah istirahat, hal tersebut disampaikan untuk membuat janji supaya bisa bertemu kepala desa.

Dihubungi melalui whatsapp jam 13.42 WIB kepala desa Patimuan A. Muttaqin menyampaikan bahwa sedang ada dibengkel diluar desa untuk memperbaiki mobil. Ketika ditanyakan mengenai kantor desa yang tutup hanya menjawab iya ada penggerak PKK yang hajatan mungkin pada rewang (membantu). Terangnya

Salah satu masyarakat yang datang ke kantor desa Patimuan SR mengatakan kepada awak media bahwa sangat membutuhkan pelayanan petugas desa untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) yang tidak sesuai dan berharap bisa langsung dilayani karena KK tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan keluarga yang akan berangkat bekerja di Jakarta. Singkatnya.

Sementara ditemui langsung dikantor desa Patimuan keesokan harinya, kepala desa mengatakan kemarin sedang antre bersama staff kelurahan di bank BPD Jateng. Setelah itu akan ke bengkel service mobil, tetapi tidak sempat ke bengkel. Elaknya, Rabu (13/06/19).

Berbeda dengan pembicaraan di Whatsapp ketika dikonfirmasi awak media. Demi pesta hajatan satu penggerak PKK, kepala desa berbohong kepada awal media.

Baca juga :  Polres Tangsel gelar Prescon kasus Persetubuhan/pencabulan anak di bawah umur

Sementara petugas desa mengorbankan pelayanan kepada masyarakat demi kepentingan pribadi, diperlukan sikap tegas dari pihak terkait untuk menjamin pelayanan pada masyarakat sehingga tercipta pelayanan yang profesional dan mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi. (Muhiran/BN Cilacap/Kicau Group)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru