oleh

Disinyalir Desa Ujung Jaya Widasari Bermain Anggaran Dandes Tahap Satu Tahun 2019

Indramayu, Kicaunews.com – Tiap kepala desa wajib menempel baliho yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya supaya masyarakat tahu, Langkah tersebut sangat penting untuk dilakukan agar kepala desa tak bermain-main dalam mengelola dana desa. Bagi yang belum memasang baliho harus ditegur, lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung.

Seperti didesa ujung jaya kecamatan widasari kabupaten indramayu, dana desa tahap satu 2019 untuk pembangunan gorong-gorong di empat titik lokasi, diantaranya lokasi pertama digang walet rt 01 rw 03, kedua digang tinuk rt 02 rw 03, ketiga didepan toko dan keempat sangat disayangkan didepan puskesmas untuk jalan masuk, pembangunan tersebut dari dana desa semua nol % tanpa papan baliho anggaran proyek disinyalir kuwu ujung jaya bermain anggaran dana desa tahap satu 2019.

Menurut keterangan warga Rt 01 dan Rt 02 mengungkapkan pembangunan gorong-gorong jembatan dari awal hingga akhir pekerjaan, saya lihat tidak ada papan proyek saya sebagai warga ujung jaya merasa prihatin sebenarnya proyek ini milik patungan warga apa bantuan dari dana desa, kalau dari dana desa saya lihat empat lokasi semua tidak ada papan proyeknya kalau benar-benar kuwu mau membangun buktikan jangan dikomersilkan untuk bodohi masyarakat ujung jaya.

“Jadi masyarakat ujung jaya bingung berapa anggaran dari satu gorong-gorong tersebut, mestinya masyarakat harus tahu biaya yang dibangun, semestinya bantuan dari pemerintah sekecil apapun harus ada papan proyek atau papan angaran pemberitahuan, masyarakat ujung jaya merasa dibohongi oleh pemerintah desa sekarang,”Tandasnya kepada reporter Kicaunews.com saat dikonfirmasi via telp, Jumat (07/06/2019)

Sementara itu Murtado kuwu ujung jaya menolak keras saat diklarifikasi media hingga mengatakan Anda hati-hati kalau bicara saya mengerjakan pembangunan gorong-gorong itu dari awal sudah saya pasang karena pekerjaan sudah selesai dan mau menjelang lebaran idul fitri jadi saya cabut karena takut baliho anggaran tersebut dirusak anak muda ujung jaya yang kemungkinan akan berbuat pada papan proyek apalagi mau lebaran pastinya reseh karena pada mabuk, jadi mending saya cabut dulu nanti sehabis lebaran saya pasang lagi. Culasnya. (MT jahol)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru