oleh

Tingkatkan Layanan Publik, Dirjen Dukcapil Akan Gandeng 5.000 Lembaga

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Demi meningkatkan layanan publik untuk masyarakat luas dalam aktivitas perbankan, Dirjen Dukcapil Kemendagri terus mencari stategi salah satunya dengan Pemanfaatan data kependudukan dan catatan sipil.

“Pemanfaatan data kependudukan dan catatan sipil akan terus diperluas demi meningkatkan layanan publik, salah satunya untuk aktivitas perbankan”.

Demikian dikatakan Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Fakrulloh dalam siaran pers yang diterima redaksi belum lama ini.

Zudan menerangkan, Industri perbankan konvensional dan syariah didorong mengoptimalkan pemanfaatan data kependudukan berupa nomor induk kependudukan dan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik untuk meningkatkan layanan pembukaan rekening.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Dr. Bahtiar

“Tahun ini, insya allah kami menargetkan menggandeng 5.000 lembaga termasuk perguruan tinggi dan perbankan untuk menggunakan data NIK sebagai data nomor induk mahasiswa,” kata Zudan.

Zudan membeberkan, optimalisasi pemanfataan data Dukcapil akan mampu memberikan multiplier effect terhadap perekonomian.

“sejak dimulai pada 2013 hingga saat ini ada sekitar 1.218 lembaga yang sudah bekerja sama dengan Dukcapil untuk memanfaatkan data Nomor Induk Kependudukan,” Sebut Zudan.

Lebih jauh Zudan Menambahkan, Indonesia memasuki era single identity number di mana NIK ini akan mulai digunakan dalam pelayanan publik dan berlaku seluruh Indonesia.

“Jadi nanti untuk aktivitas perbankan pun jangan mau pakai SIM atau KTP lama itu sudah tidak berlaku sejak 1 Januari 2015, semua harus pakai E-KTP,” Tandas Zudan.(Red/Puspen Kemendagri)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru