oleh

Atasi Kemacetan, Polsek Rancaekek Bersinergi Dengan Satgas Rancaekek Bagus

KAB. BANDUNG, KICAUNEWS.COM – Pintu Perlintasan Kereta Api yang berada di Wilayah Rancaekek adalah Salah satu Spot Kemacetan Jalur Penghubung Lalin  Rancaekek-Majalaya, yang sampai saat ini belum adanya solusi dari Pemerintah, banyak pengguna jalan mengeluhkan Kondisi Seperti itu, dikarenakan memperlambat akses para pengguna jalan.

Hal ini dikarenakan dengan sempitnya kondisi jalan yang diakibatkan oleh tiang palang pintu perlintasan kereta api yang dari dulu sampai sekarang posisinya terlalu condong ke badan jalan, ini yang menyebabkan kemacetan mengular hingga bisa mencapai 1 km bahkan lebih, dan apabila kereta api selesai melintas di area tersebutdan kurangnya kesadaran para pengguna jalan khususnya pengguna kendaraan sepeda motor yang saling berebutan dari dua arah hingga terkadang itu biasa terjadi.

Polsek Rancaekek bersama Satgas Rancaekek Bagus dan Saka Bayangkara bersinergi turun ke jalan mengatur arus Lalu Lintas guna mengurai kemacetan,serta mengatur alur para pengguna kendaraan sepeda motor agar tidak saling mendahului atau berebut karena ingin segera melintasi pintu perlintasan kereta api tsb,dan terbukti sangat dirasakan hasilnya oleh pengguna jalan dan mengurangi tingkat kemacetan yang mengular.

Salah satu anggota kepolisian dari kesatuan Cp 64 Polsek Rancaekek Nanda mengatakan bahwa kemacetan ini berlangsung sudah lama, Polsek Rancaekek tidak hanya di bulan Ramadhan saja mengatasi hal ini, akan tetapi dikarenakan ini adalah menjelang hari raya yang mana tingkat kepadatan Lalu lintas semakin padat dikarenakan warga bandung khususnya wilayah Rancaekek dan sekitarnya yang sebagian besar sudah pulang (Mudik) dari perantauan dan bepergian dengan menggunakan sepeda motor bahkan roda empat, baik itu yang sekedar berbelanja ataupun berkunjung ke sanak famili, bahkan adapula pemudik yang dari arah Rancaekek menuju arah majalaya, dan menyebabkan padatnya Lalu lintas terutama di jam menjelang berbuka atau nganggur.

Baca juga :  Forkopimcam Losarang Monitoring Pembagian Air irigasi Pertanian

“Maka kami dibantu oleh siswa Smk Taman Siswa (Tamsis) Rancaekek, dan Satgas Rancaekek bagus bekerjasama untuk mengurai kemacetan dengan cara mengatur para pengguna jalan agar berada dalam jalur yang tidak saling mengambil jalur atau maling arah. Ditambahkannya pula agar ke depannya ada solusi dari Pemerintah,” ungkapnya para reporter Kicaunews.com, Rabu (29/05/2019).

Tim Saka bayangkara SMK Taman Siswa (Tamsis) Rancaekek saat mengantisipasi kemacetan

Satgas Rancaekek Bagus sekaligus Pembina Saka bayangkara SMK Taman Siswa (Tamsis) Rancaekek, Asep Mustopa mengungkapkan bahwa dengan melibatkan Siswa SMK, selain memberikan pengalaman untuk siswa dalam pengetahuan dari tugas para petugas kepolisian bidang lalu lintas juga agar siswa juga mendapatkan ilmu agar kelak jika dari mereka ada yang cita-cita nya sudah tercapai untuk menjadi polisi ataupun polwan, mereka sudah terbiasa dengan apa yang akan menjadi tugas mereka nantinya.

“Selain itu pula para siswa mendapatkan nilai tambahan untuk menambah semangat siswa dalam membantu mengurai kemacetan ini,” terangnya.

Ditempat yang sama Nurjanah Salah satu Siswa SMK Tamsis menyampaikan dirinya merasa bangga dapat membantu tugas dari kepolisian dengan mengatur arus lalu lintas, hingga sedikit mengurangi tingkat kemacetan yang mengular juga dirinya bersama teman siswa lainnya siap jika ditahun depan bisa diajak atau dipanggil kembali untuk membantu tugas kepolisan dan tidak merasa capek ataupun lelah meski sedang berpuasa diterpa teriknya matahari, justru dianggap sebagai kegiatan nganggur yang positif. Singkatnya

Sementara itu, Hajan Salah satu warga Rancaekek membenarkan adanya kondisi kemacetan yang terjadi di area pintu perlintasan kereta api Rancaekek-Majalaya, dan mengharapkan adanya solusi dari Pemerintah juga tingkat kesadaran dari semua pengguna jalan agar tidak mengambil jalur dari arah yang berlawanan.

“Ya sering terjadi maling jalan atau jalur karena suka ingin duluan melintas terutama para pengendara sepeda motor, walaupun saya suka pakai sepeda motor tapi saya mah tidak saling berebut justru hal itu terkadang juga bisa mengakibatkan kecelakaan karena semua sama-sama ingin cepat akhirnya justru suka ada yangg bertabrakan dan jatuh persis di rel kereta api yang dilalui oleh para pengguna kendaraan,” tambahnya

Baca juga :  Polsek Ciputat Ungkap Pelaku Curanmor

Semoga dengan adanya siswa SMK ataupun SMP yang diperbantukan membantu tugas Polantas, setiap hari kerja dan tidak hanya di hari-hari menjelang hari raya atau hari besar saja, dikarenakan justru di hari kerja itulah tingkat kepadatan kendaraan sangat ramai dan mengakibatkan kemacetan.

“Semoga ada solusi dari Pemerintah agar tiang palang pintu perlintasan kereta api bisa di geser ke bahu jalan atau ke pinggir lagi dan bisa memperluas badan jalan jadi lebar hingga tingkat kemacetan bisa teratasi,” pungkasnya

Kontributor Asep Nana

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru