oleh

Sinovik 2019, Dua Inovasi Dukcapil Kemendagri Raih Level Top 99

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Ini kabar gembira bagi aparatur Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan seluruh jajaran Dukcapil di daerah.

Dua inovasi Ditjen Dukcapil mampu menembus Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019.

Top 99 merupakan bagian dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) tahun 2019 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kompetisi diikuti 3.156 peserta di lingkungan kementerian/lembaga, pemda, BUMN dan BUMD.

Top 99 bermakna inilah inovasi terbaik yang terpilih dari 3.156 inovasi yang mengikuti kompetisi ini.

Adapun inovasi Ditjen Dukcapil yang masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 adalah pertama, Penerapan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Sebagai Solusi Dalam Penerbitan Akta Kelahiran atau disingkat “Super Tajam”, dan kedua Pemanfaatan Data Kependudukan Terintegrasi Secara Online untuk Mewujudkan Single Identity Number (Si Juwita).

Supertajam adalah inovasi yang memberikan solusi agar mmasyarakat mendapatkan kemudahan mengurus akta kelahiran. Dengan Supertajam persentase kepemilikan akta kelahiran meningkat pesat sehingga saat ini sudah 91 persen dari target 85 persen anak Indonesia memiliki akta kelahiran.

Sedangkan Si Juwita adalah inovasi untuk integrasi data kependudukan dengan berbagai keperluan seperti pembuatan SIM, paspor, NPWP, asuransi, rekening bank, sertifikat tanah. Saat ini sudah 1212 mbaga yang bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil memanfaatkan data kependudukan.

Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengaku bangga atas dukungan dan arahan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sehingga berhasil meraih penghargaan paling bergengsi di bidang pelayanan publik ini.

“Pak Mendagri sangat fully support terhadap setiap upaya yang dilakukan oleh Ditjen Dukcapil,” tegas Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Target dan langkah selanjutnya, kata Zudan, adalah meraih level Top 40 di ajang Inovasi Pelayanan Publik ini. Puncak Sinovik adalah terpilihnya 40 inovasi terbaik yang disebut dengan Top 40.

“Mohon dukungan Bapak Menteri dan Pak Sekjen untuk sampai level Top 40,” kata Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh penuh takzim.(Red/Puspen Kemendagri)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru