oleh

Perempuan Indonesia Bergerak Lakukan Aksi Damai, Ajukan 7 Tuntutan di Depan Istana

Jakarta, Kicaunews.com – Ratusan emak – emak yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Bergerak (PIB)  melakukan aksi damai di Taman Aspirasi depan Istana Negara, Kamis (16/5/2019) Jakarta.

Emak – emak dari berbagai komunitas dengan semangatnya melakukan orasi dengan berpakaian hitam melakukan aksi keprihatinannya atas pemyelenggaraan pemilu yang dinilai mencederai kedaulatan rakyat dan melukai demokrasi.

Mereka melakukan aksi dengan aman dan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian yang ikut mendengarkan orasi  yang  menyerukan 7 tuntutan penting.

Ketujuh tunntutan itu diantaranya menuntut dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) yang mengusut atas tragedi kemanusiaan meninggalnya 500 lebih petugas pemilu, Dilakukannya audit forensik IT KPU oleh lembaga Independen, Usut tuntas pelanggaran pemilu di pilpres dan pileg, Meminta KPU dan Bawaslu untuk melakukan tindakan tegas atas kesalahan dan kekeliruan petugas KPU dan Bawaslu yang ada di seluruh Indonesia, Meminta agar Polri- TNI dan ASN untuk bersikap Netral dalam Pemilu, Menuntut Demokrasi yang jurdil, dan Usut tuntas peristiwa keracunan yang terjadi di Tamrin Sarinah, Jakarta.

Selain berorasi PIB juga melakukan adegan teatrikal yang menggambarkan demokrasi dan kedaulatan rakyat yang dibungkam oleh penguasa. Pemasangan keranda yang berisi maneken yang dibalut kain kafan. Sambil mengiringi ‘jenazah’, para perempuan itu membawa poster dan spanduk yang berbunyi protes dugaan kecurangan pemilu.

Puisi tentang kebebasan dan demokrasi dibacakan di tengah adegan tersebut. “Tak tahu lagi mau dikemanakan bangsa ini,” ucap pembaca puisi sambil menangis.

Keranda berisi manekin berselimut kain kafan dibawa oleh emak-emak PIB sebagai simbol kematian demokrasi dan melepaskan balon hitam dengan baliho bertuliskan “RIP Demokrasi” ke angkasa. Rangkaian aksi itu memang sengaja digelar untuk mengingatkan pemerintah soal dugan yang menurut PIB terjadi selama Pemilu 2019.

Baca juga :  Babinkamtibmas Kelurahan Cihaurgeulis Polsek Cibeunying Kaler Polrestabes Bandung, Giat Binkamsa Kepada Linmas

Dipenghujung aksi, para emak-emak melakukan aksi doa dan selawat bersama dan mendoakan negara Indonesia agar aman , damai dan sejahtera. Lalu mereka membubarkan diri dengan tertib.

Sebelumnya, Koordinator Presidium PIB Monica Soraya mengatakan aksi PIB ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian rakyat atas gonjang ganjing pemilu yang curang dan ketidakadilan yang dipertontonkan oleh penguasa sekarang.

“Kami ingin agar situng KPU bisa dihentikan karena telah terjadi kecurangan,” tegasnya. Ia pun mengucapkan terimakasih atas solidaritas dan semangat yang tinggi para emak – emak yang hadir mensukseskan acara aksi damai ini secara aman, lancar dan kondusif. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru