oleh

PKS Adukan Dugaan Penggelembungan Suara yang Rugikan Caleg DPR RI

Kab.Bekasi, Kicaunews.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi bergerak cepat melaporkan dugaan penggelembungan suara  Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan ke Sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Jawa Barat.

Laporan diterima Gakkumdu dengan tanda bukti penerimaan laporan Nomor 015/PEN/LP/PL/Prov/13.00/V/2019, tertanggal 13 Mei 2019. Pelaporan ke Gakkumdu Jawa Barat adalah buntut dari keberatan PKS atas dugaan penggelembungan suara DPR-RI pada Partai Nasdem di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, yang tidak ditanggapi oleh pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambun Selatan dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi pada saat rekapitulasi.

PKS menyerahkan bukti-bukti pendukung terkait selisih suara antara dalam bentuk Formulir C1, Form DAA1 dan DB1.

“Selisih suara yang dilaporkan mencapai 6000 suara lebih yang ditambahkan ke Partai Nasdem,” ucap saksi dari PKS Budi Purwanto kepada Awak Media, Selasa (14/03/2019).

PKS berharap, dengan pelaporan ini bisa ditindaklanjuti dengan penyandingan data yang sah sehingga penggelembungan suara ini akan terbukti lebih cepat dan efektif.

Sementara Ketua DPD PKS Kab.Bekasi, H.Muhammad Nuh mengakui memang saat ini timnya tengah berada di Bandung dalam mengawal proses hukum di Gakumdu.

“Semua bukti dan data kami sudah lengkap, hal ini bisa menjadi bukti otentik untuk bisa menjerat pidana bagi pelaku kecurangan yang merugikan salah satu Caleg DPR RI kami,” ucapnya lewat telepon selulernya saat dikonfirmasi terkait kasus penggelembungan suara yang merugikan PKS.

Muh Nuh berharap pihak Gakumdu Provinsi Jabar untuk bersikap bijaksana dan berlaku adil dalam mengatasi kasus yang saat ini tengah diajukan.

“Siapapun pelakunya kami berharap dapat dikenakan sangsi seadil adilnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,  demi penegakan hukum di negara ini,” pungkasnya. (Fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru