oleh

Rachmawati Soekarno Putri dan TIM IX Ajukan Gugatan Ke MA

JAKARTA, KICAUNEWS.COM-Ibu Rachmawati Soekarno Putri bersama TIM IX mengadakan jumpa pers dikediamannya Jl Jati Padang Raya No.54 Pasar Minggu.(13/05/19).

Beliau Katakan dalam jumpa pers kepada wartawan bahwa ketentuan dalam Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2019 Tentang penetapan Calon Terpilih,Penetapan perolehan kursi terlebih melanggar dan bertentangan dengan Undang-Undang No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Sebagai Warga Negara Indonesia saya Rachmawati Soekarno Putri dan Mayjen(Purn)Asril H Tanjung SIP bersama TIM IX nya mengajukan Uji Materi(Judicial Review) beberapa harapan Pemohon Terdiri Atas:
Menerima dan mengabulkan Permohonan Uji Materil/Keberadaan yang diajukan oleh Pemohon Untuk seluruhnya
,Menyatakan batal demi Hukum dan tidak lagi memiliki kekuatan mengikat secara hukum terhadap ketentuan Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2019 tentang penetapan calon Terpilih.

Menyatakan penghentian dan/atau pemindahan serta memerintahkan Pemerintah Republik Indonesia Cq. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Cq.Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk menghentikan dan menunda pemberlakuan serta penerapan beserta segala implementasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia No 5 Tahun 2019 Tentang Penetapan Calon Terpilih sampai adanya putusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara Aquo,termasuk namun tidak terbatas pelaksanaan penetapan calon Presiden dan Calon Presiden terpilih pada Pemilu 2019.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru