oleh

Ribuan Massa Serukan Lawan Kecurangan Pemilu dan Kedzoliman di Bawaslu

Jakarta, Kicaunews.com – Ribuan massa melakukan aksi damai di depan Gedung Bawaslu yang terus menyampaikan protes mereka atas berbagai dugaan kecurangan  Pemilu 2019 yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), Jumat (10/5/2019).

Mereka menyatakan kekecewaan atas berbagai kejanggalan yang terjadi dalam pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini, diberbagai tingkatan dari TPS sampai di Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU yang merugikan Paslon Presiden Prabowo  Sandi.

Kantor Bawaslu RI, Jl. MH. Thamrin No. 14 Menteng, Jakarta Pusat di penuhi ribuan masa dari para relawan, simpatisan dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam rangka  melaporkan kecurangan Pemilu 2019 dipimpin Ust. Subhan, Ust. Bernad Abdul Jabbar, diikuti ribuan masa dari berbagai elemen yang ada.

Selain menyuarakan lawan kecurangan pemilu, massa juga menuntut agar aparat polisi berlaku adil dalam menyikapi pemilu. Mereka mengingatkan kembali pentingnya aparat penegak hukum menjaga netralitas, sesuai dengan amanat undang-undang.

Tokoh yang terlihat hadir dalam aksi tersebut antara lain, Djaja Miharja (Artis) Habib Al Jufri (FPI Bogor), Habib Hanif Al Attos (Menantu HRS), Ust. Sambo (PA 212), Ust. Bernand Abdul Jabbar, Dasrul (Direktur BPN) Ust. Yusuf Martak (GNPF), Tongang Mufli (Panglima Rampas), KH. Abdul Kohar Al Mutsi (Ketua DPD FPI JAbar), Sufmi Dasco Ahmad (Direktur Advokasi BPN), Neno Warisman (Artis), KH. Al Khathath (Ketua FUI ), Jumhur Hidayat (Aktivis Pergerakan), Eggy Sudjana (Advokad), Ust. Sobri Lubis (Ketua FPI), KH. Ma’sum (Pembaca Do’a), Leuis Sungkarisma (Tokoh Tionghoa), dan tampak hadir dalam aksi ribuan masa ini purnawirawan TNI AD Jend. Safrie Samsoedin.

Dalam orasi nya Habib Hanif Al Athos (Menantu HRS) menyampaikan, “Bulan Ramadhan bukan untuk berpuasa saja, yang namanya ibadah bukan cuma puasa, sholat dan baca Alquran. Tapi ada ibadah yang besar yaitu jihad konstitusional, siap lawan kedzaliman. Aksi kita hari ini adalah aksi damai, Tujuan kita ke Bawaslu untuk mengawal Pemilu,karna ada dugaan indikasi indikasi kecurangan, untuk itu kita berharap kecurangan tersebut,kita minta di lakukan proses secara hukum,” bebernya.

Baca juga :  Dalam Rangka Ops Aman Nusa II, Polsek Sliyeg Polres Indramayu Melaksanakan Kegiatan Patroli Gabungan

“Kita bukan ingin melawan hukum, bukan untuk mengacau tetapi kami minta hukum ditegakkan. Siapa yang melakukan kecurangan wajib diperiksa, karena merusak demokrasi. Perbuatan ini yang akan merusak persatuan kita. Sebelom nya BPN sudah melaporkan dan meminta Paslon No 01 agar didiskualifikasi. Kami minta Bawaslu tegas terhadap kecurangan. Kita siap mengawal proses hukum,” pungkasnya

Di waktu yang sama,”orasi Sufmi Dasco Ahmad (Direktur Advokasi BPN) mengatakan Pada hari ini kami dari BPN melaporkan kepada Bawaslu, agar pergilah kecurangan kecurangan Pemilu 2019. Kita akan menempuh jalur hukum terkait kecurangan Pemilu. Kami minta kepada umat Islam untuk mengawal proses ini. Kami akan terus mengawal sampai kecurangan kecurangan ini terbongkar dan kami juga memohon doa dari seluruh Umat Islam”, ujarnya.

Neno Warisman pun  mengatakan dalam orasi nya, “Orang orang yang amanat dikhianati dan orang orang yang berkhianat, dipercaya. Yang kita lakukan hari ini adalah kemuliaan untuk menjunjung tinggi kebenaran. Adalah hak rakyat untuk menjunjung tinggi kebenaran. Prabowo dan Sandi berkali kali mengatakan bahwa kita akan terus memperjuangkan kebenaran dan melawan kedzaliman,” katanya.

Tampak juga dalam aksi ribuan masa ini Eggi Sudjana,yang kemudian dalam orasi menggatakan, “Kita akan melakukan people power jika ada kecurangan. Kita harus terus memperjuangkan keadilan. Kita juga memperjuangkan hukum. Insya Allah tidak akan ada makar,” ucapnya.

Aksi unjuk rasa dinyatakan selesai setelah massa aksi membubarkan diri pada pukul 15.25 WIB dengan tertib dan damai, Situasi tetap aman dan kondusif setelah selesai aksi yang di lancarkan oleh ribuan masa ini. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru