oleh

Polres Tangsel Gelar Rilise terkait Penangkapan Tersangka Tindak Pidana Korupsi

TANGSEL, KICAUNEWS.COM -Bertempat di Makopolres Tangerang Selatan Pelaksana Kapolres Tangsel Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si dan didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel Akp A Alexander, SH., S.IK., MM., M.Si., MH., Kanit PPA Iptu Sumiran, SH,. Reskrim Polda Lampung Ipda Rossi Platini dan Kasatgas Penindakan KPK Korwil 3 Bapak Denny Irawan gelar press rilise Terkait Penangkapan Tersangka Tindak Pidana Korupsi, Minggu (5/5/19) pukul 15.15 Wib.

Dalam keteranganya kapolres Tangsel menjelaskan bahwa Satreskrim Polres Tangsel bersama Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) telah berhasil menangkap seorang buron kasus dugaan korupsi bernama Nur Muhammad. Tersangka ditangkap di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

“Yang bersangkutan ditetapkan menjadi DPO oleh Polda Lampung sejak bulan Desember 2018,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan

Nur Muhammad ditangkap di Komplek Perumahan Villa Melati Mas Blok SR 29 No.7 Serpong Utara, Kota Tangsel pada Minggu (5/5/2019) pukul 07.00 WIB.

“Penangkapan DPO atas nama NM (Nur Muhammad) merupakan bentuk sinergi antara KPK dan Polri dalam penegakan hukum Tipikor. KPK memfasilitasi pencarian DPO sejak diterima permintaan fasilitasi dari Polda Lampung pada bulan Maret 2019,” imbuh Ferdi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan bahwa pihaknya mem-back up Polda Lampung yang melakukan pencarian terhadap tersangka. Nur Muhammad diketahui terakhir berada di sebuah rumah di Perumahan Villa Melati Mas Blok SR 29 No.7 Serpong Utara, Kota Tangsel yang sudah disewanya selama 3 bulan.

“Dalam pelaksanaan penangkapan tidak ada perlawanan yang berarti, kemudian tersangka dibawa ke Polres Tangsel untuk diamankan,” kata Alex.

Alex mengatakan, tersangka merupakan buronan Polda Lampung. Nur Muhammad telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi dalam pengadaan peralatan olahraga Sekolah Dasar (SD) di Disdik Kabupaten Lampung Selatan.

Baca juga :  Polsek Regol Polrestabes Bandung, Giat Binswakarsa Dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasan Baru (AKB)

Nur Muhammad merupakan penyedia barang dan jasa dalam pengadaan tersebut. Atas kasus tersebut, negara dirugikan sebesar Rp 1,08 miliar.

Dari tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 2 unit ponsel, 2 buah KTP, SIM A dan SIM C atas nama Nur Muhammad, kunci motor. cincin dengan batu berwarna hijau, jam tangan Alexandre Christie berwarna silver, sejumlah dokumen tender, sobekan tiket pesawat dan lain-lain. Tersangka selanjutnya akan dibawa ke Bandar Lampung untuk diproses di Polda Lampung.

“Selain NM penyidik Polda Lampung telah menetapkan dua tersangka lainnya yaitu Y (selaku PPK) dan ZR (selaku pemilik modal),” tutup Alex.

Red

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru