oleh

Kumpulan Aktivis Gelar Peduli Kemanusiaan Atas Wafatnya Penyelenggara Pemilu

JAKARTA, KICAUNEWS.COM- Pemilu serentak pada 17 April lalu menyisakan luka yang teramat dalam karena banyak Wafatnya para petugas petugas Penyelenggara Pemilu di berbagai daerah.

Kumpulan Aktivis Kemanusian adakan aksi peduli kemanusiaan atas wafatnya penyelengara Pemilu dan anggota polisi yang wafat, Rabu/1 Mei 2019 di Kemang Village Jakarta.

Menurut Dahlia Zein salah satu aktivis yang hadir mengatakan ini adalah Pemilu paling Brutal baik dari segi kecurangannya dan banyak memakan korban.

Kami bersyukur dengan KPU RI yg mengajukan tunjangan dana untuk Para Korban,Sebenarnya bukan hanya itu saja kami pun sebagai rakyat Indonesia mempertanyakan kematian yang saat ini sudah semakin bertambah.

Kenapa saya bilang korban karena mereka rata2 Petugas KPPS dan keanehannya mereka KPPS semua,
Sekarang ini sudah menjadi 380 korban yang wafat.

Kalo saya bilang ini bisa d kategorikan Musibah Nasional
Ada apa ini ??

Musibah Pemilu Nasional
Karena banyak memakan Korban,apabila Pemerintah atau aparat kepolisian bisa mengautopsi semua Jenazah para KPPS itu mungkin akan ketahuan penyebab kematiannya.

Saya mungkin mewakili Rakyat yg bertanya tanya akan hal ini tolonglah apabila aparat bisa Autopsi Jenazah jenazah Para Pahlawan Pemilu itu alangkah Baiknya jadi kami rakyat pun bisa lebih legowo.

Wawancara keluarganya itu lebih baik lagi biar kami pun tau Apa penyebabnya ??
Demikian yang di ucapkan oleh Dahlia Zein selaku ketua umum Baladhika Indonesia Jaya kepada Redaksi kicaunews.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru