oleh

Diduga pemilihan BPD Desa Krasak Dengan System Nepotisme

Indramayu, Kicaunews.com – Masyarakat krasak kecamatan jatibarang kabupaten indramayu. Resah dengan adanya penunjukan langsung ketua BPD oleh kepala desa krasak, Seharusnya tiap Rt dan Rw dipanggil minimal paling sedikit satu orang, kekecewaan masyarakat terhadap kuwunya yang tidak konsisten cara memilih BPD.

Proses Pelantikan BPD Se-Kecamatan Jatibarang, namun sistem Penjaringan BPD Tidak sesuai AD/ART bahkan dilakukan secara juksung oleh kuwu untuk kepentingan setingan Panitia Pilwu 2020

Ketua Karang taruna Angling darma bapak tarlidi mengatakan seharusnya setiap ada penjaringan tiap RT dulu di blok masing-masing setempat untuk dicalonkan sebagai Figur Badan Perwakilan Desa, BPD merupakan Legislatif tingkat Desa Sebagai Mitra dan Control sosial yang mengatur jalanya Pemerintahan tingkat desa.

“Anggota BPD juga Harus Pro Aktif dengan Masyarakat bukan sebagai Wayang semata yang peran aktifnya tidak diberi Ruang Berpendapat dan Demokrasi dalam pengawasan Dana Desa, masyarakat krasak sangat Kecewa dengan Sistem Nepotisme yang dilakukan oleh kuwu krasak wardono karena untuk kepentingan Pilwu 2020,”tandas tarlidi, Selasa (30/04/2019).

Hal Senada juga Dibenarkan oleh Hariyanto Pengurus KNPI Jatibarang bahwa pemilihan BPD Harus Netral dan harus ada penjaringan di tingkat RT/blok yang dibentuk oleh panitia Pemilihan BPD setelah itu diadakan Musyawarah tingkat Desa yang dipilih oleh tokoh masyarakat kemudian Dilantik oleh camat berdasarkan AD/ART BPD. Singkatnya  ( MT jahol )

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru