oleh

Ketum Alisa Khadijah Serukan Lawan LGBT Dalam Rakernas Alisa Khadijah Ke 3 di Kota Bekasi

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Alisa Khadijah , Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) ke 3 digelar di Bekasi Conventional Center (BCC) Mega Bekasi Hypermart (MBH), Bekasi Selatan, selama 3 hari dari Jumat – Minggu (26 -28/4/2019).

Rakernas Alisa Khadijah ICMI dihadiri sebanyak 16 perwakilan tingkat wilayah dan beberapa di tingkat kota dan Kabupaten se Indonesia.

Berbagai agenda acara disusun panitia dengan melibatkan sponshorship dari para pengusaha muslimah, dihadiri oleh para undangan dan pembicara sebagai bintang tamu di acara Seminar Enterpreuner Nasional dengan mengusung tema Meraih Pangsa Pasar Melalui Digital Smart Enterpreneur.

Ketua Umum Alisa Khadijah ICMI, Ina Marlina mengungkapkan apresiasinya kepada panitia dan mitra kerja yang secara semangat dan gotong royong menyelenggarakan Rakernas ini meski situasi dan kondisi yang terbatas di tahun politik seperti sekarang ini.

“Rapat kami harus mendapatkan sebuah program kerja yang mampu membawa perubahan dan manfaat dengan memaksimalkan potensi lokal dari semua bidang seperti pendidikan, kesehatan, jasa dan seni budaya,” ungkap Ina Marlina usai acara Rakernas di hari pertama.

Selain itu sebagai Ketum Ina Marlina terpanggil ingin memberdayakan peranan wanita muslimah untuk berdaya guna, mandiri dan berjiwa enterpreneur yang bisa memberikan sumbangsihnya bagi keluarga, masyarakat dan bangsa.

“Sehingga peranan kaum muslimat tidak dianggap sebelah mata namun tetap berpegang teguh pada nilai nilai agama dan tak meninggalkan kodratnya sebagai wanita, sehingga apa yang kami usahakan membawa keberkahan dan mampu memberikan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” lanjut Ina Marlina.

Dirinya pun berkeinginan di Rakernas Alisa Khadijah kali ini menghasilkan sebuah petisi untuk melawan faham Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia yang kian hari semakin memprihatinkan perkembangannya yang sangat membahayakan moralitas, akhlak dan kelangsungan generasi muda penerus bangsa Indonesia yang religius.

Baca juga :  Propam Polres Pandeglang Cek Senpi Dinas, Guna Cegah Penyalahgunaan

“Sekarang ini sudah bermunculan film bernuansa LGBT yang siap tayang di masyarakat, belum lagi berita terbaru korban dan pelaku LGBT sudah menyasar kena anak – anak dibawah umur.Ini sangat miris dan mengkhawatirkan generasi kita,” ungkapnya prihatin.

Kasus ini adalah tamparan keras bagi para orang tua, pendidik, para guru di sekolah, para penyeru agama, dan para pejabat penentu kebijakan dalam bidang pendidikan, sosial, budaya, dan agama.

“Kita semua harus berkaca pada diri kita masing- dalam kapasitas kita masing-masing, sudah seberapa jauhkah peran kita dalam pembentukan akhlaq, moral, serta agama anak-anak kita untuk itu muslimah Alisa Khadijah harus mampu berbuat untuk menyelamatkan anak- anak kita,” tegasnya.(Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru