oleh

Ustadz Adjie Nung dan Ummi Pipik Hadir di Tabligh Akbar & Tarhib Ramadhan Bersama Ratusan Jamaah TKW di Penang Malaysia

Kab.Bekasi, Kicaunews.com – Safari Dakwah lintas negara yang digelar Ustadz Adjie Nung, Ustadzah Hj Pipik Dian Irawati dan dipelopori oleh Ustadz Iskandar Yusuf Anwar selaku Produser film Syurga Menanti di Penang Malaysia  dalam rangka menyambut Tarhib Ramadhan 1440 H yang dilaksanakan di Masjid  Umar Bin Khatab, Penang Baru, Ahad (21/4/2019) berjalan lancar dan sukses.

Ratusan jamaah dari pekerja imigran warga Indonesia yang hadir sangat antusias dan khidmat mendengarkan tauziah yang disampaikan Ustadz Adjie Nung, dan berdialog interaktif membuka langsung pertanyaan dari para audiens yang hadir. Dan juga begitu Khusyu sambil meneteskan air mata saat mendengarkan berbagi pengalaman hijrah oleh Hj. Ummi Pipik yang dahulu beliau tidak berbusana muslimah bahkan nyaris menggunkan busana rok mini dan you can see.

Tapi saat ini beliau telah berhijrah menutup auratnya dengan hijab dan menggunakan niqob atau cadar. Dalam rangkaian acara Tabligh Akbar tersebut Ustad Adjie Nung dan Ummi Pipik dianugerahi Cinderamata dari panitia yang tergabung dalam organisasi IPMI  (Ikatan Pekerja Muslim Indonesia).

Dimana mereka semua para pejuang muslim yang sangat cinta dan haus dalam mempelajari ilmu pengetahuan agama Islam.Ustadz Adjie Nung sangat senang dengan antusias masyarakat Indonesia di Penang yang berbondong – bondong mengikuti acara tabligh Akbar ini.

“Terimakasih saya ucapkan kepada masyarakat Indonesia dan begitu juga kepada panitia yang begitu maksimal mempersiapkan acara ini menjadi sukses, meriah dan lancar,” ucapnya senang.

Tambah Senang lagi Ustadz Adjie Nung saat diberondong dengan pertanyaan-pertanyaan jamaah seputar persiapan menghadapi bulan suci ramadhan yang sudah didepan mata, dari mulai cara mengqodho puasa hutang ramadhan tahun lalu, apa itu kunci syurga sampai masalah zakat profesi, zakat fitrah,  apakah gaji kami harus dikeluarkan zakatnya dan apakah cukup  dengan berinfaq dan shodaqoh saja, itulah beberapa pertanyaaan para jamaah TKW Penang yang di tanyakan mereka ke Ustads Adjie Nung.

Baca juga :  Diduga UPT Ciputat Timur Kena Saber, Kasar Reskrim Polres Tangsel Angkat Bicara

Dalam kesempatan ini juga dihadiri Head of Chancery (HOC/ Kepala Kanselerai) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Machdaniar Nifsah yang biasa disapa ibu Niar mewakili H. Iwansyah Wibisono sebagai Kepala Konjen memberikan sambutan.

Beliau senang jika para tenaga kerja mengadakan acara pengajian atau tabligh akbar semacam ini sebagai tambahan ilmu dan bekal hidup buat mereka selama diperantauan, beliau juga sangat  gembira karena bisa duduk bersama dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat dan penjabat KJRI, begitu gembiranya beliau dengan kehadiran kami dari Jakarta.

“Pokoknya setiap ada ustadz atau pengisi acara keagamaan seperti ini datang ke Penang dan saya tau, maka tamu itu wajib mampir dan saya undang langsung ke KJRI,” kata Ibu Niar.

Konjen RI Penang pun mengajak 3 ulama Indonesia meninjau shelter KJRI Penang, untuk berdialog dan memberikan siraman rohani kepada para pekerja imigran Indonesia yang bermasalah dan tengah diuruskan proses repatriasi/kepulangannya oleh KJRI Penang dan diterima dengan penuh keramahan oleh Kepala KJRI Penang, H. Iwansyah Wibisono sehingga kami pun telah disiapkan sajian makanan empek – empek dan bakso sebagai makanan cita rasa Indonesia.

Kami juga dipertemukan dengan para TKW yang nasibnya malang, ada lebih dari 30an TKW yang ditampung di KJRI karena kasus – kasus yang buruk menimpa mereka.

” Miris, kasihan dan sampai nangis kita saat menyaksikan langsung nasib para TKW di Penang yang terlantar, Alhamdulillah KJRI Penang yang menanggung biaya hidup dan makan mereka selama dalam pengurusan problema mereka, pesannya bahwa tidak selamanya menjadi TKW itu menyenangkan apalagi yang tidak memiliki keahlian dan dokumen yang lengkap,” beber Ustadz Adjie Nung.

Baca juga :  Diawali Cekcok dengan Korban, Haris Simamora Lampiaskan Dendamnya dengan Linggis

Dalam kesempatan lain  Ustadz Adjie Nung dan rombongan menyambangi Ustads Arifin Ilham yang tengah di rawat di Rumah Sakit Gleneagles, Penang Malaysia dan bertandang ke kantor Yang Mulia Sri Datuk Diraja Ramlee bin Mat Daly yg bertempat di Tower Plaza Ampang City Lt.14 Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut Yang Mulia Sri Datuk Diraja Ramlee bin Mat Daly   menyematkan Pin Penghormatan kepada Ustadz Adjie Nung dan bagi Ustadz ini suatu yang membahagiakan bagi dirinya  dan amanah serta kelak bisa bermanfaat.

“Penghormatan ini mudah – mudahan menambah eratnya jalinan kemitraan kerjasama diantara kami kedepannya,” ujarnya.

Tak ketinggalan Ustadz Adjie Nung mengajak kepada Datuk selaku pimpinan tertinggi dibeberapa perusahan miliknya mengajak tuk bisa mengeluarkan zakat, infaq dan shodaqohnya 2.5% melalui rekening Bank Mandiri Syariah Cab Bekasi 7117821823 a.n Yayasan Wafizs Al Amin Center yang dipimpin Ustad Adjie Nung.

Sekaligus Ustadz Adjie Nung juga mengundang beliau datang untuk hadir di acara Launching Wafizs Center Rabu, 1 Mei 2019 yang akan datang, Insya Allah Datuk akan bisa hadir. (Fie)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru