oleh

Sebanyak 26.410 Siswa SD Negeri dan Swasta di Indramayu Serentak Mulai Laksanakan Ujian USBN

Indramayu, Kicaunews.com – pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SD dan SMP Negeri atau swasta sudah mulai digelar Senin 22 April 2019 kemarin.

Dalam hal ini menurut Kepala Dinas pendidikan Indramayu melalui kepala Bidang pembinaan SD Malik Ibrahim saat di hubungi lewat Hp selulernya terkait dengan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional mengatakan USBN tahun pelajaran 2018/2019 di ikuti oleh 26. 410 peserta didik kelas 6 yang tersebar pada 886 Sekolah Dasar baik negeri maupun Swasta.

“Sudah mulai tahapan pelaksanaan barusan saja kami memantau pelaksanaan saya sangat bersyukur sekali baik Sekolah Swasta maupun Sekolah Dasar Negeri semuanya sudah siap melaksanakan kegiatan USBN, Adapun mata pelajaran yang akan di uji tingkat Nasional yaitu Bahasa Indonesia , Matematika , dan IPA dari mulai tanggal 22 – 24 April 2019 ini Semuanya menggunakan kertas Pensil,”terangnya kepada reporter kicaunews.com, Selasa (23/04/2019).

Di singgung mengenai adanya dugaan gangguan saat akan didistribusikan soal USBN dengan lembut menjawab Semuanya tidak ada masalah yang berarti dan Soal USBN sudah diterimakan oleh rayon masing masing, setelah diterimakan oleh Rayon langsung dikirimkan ke 886 Sekolah Dasar.

Masih menurutnya bila Sekolah sudah menerima soal USBN maka pihak Sekolah harus mempertanggung Jawabkan jangan sampai soal ini menjadi basah kena hujan, begitu pula saat ujian berlangsung soal ujian masih harus tersegel dan di buka saat pelaksanaan Ujian di saksikan pengawas masing-masing Sekolah.

Malik masih menjelaskan, Soal USBN atas pilihan ganda dan uraian, Hasil USBN ini menjadikan tolok ukur dan pemetaan Sekolah untuk mengetahui ketercapaian Sekolah dalam pengembangan dan membina peserta Didik, selain itu juga untuk perbaikan pembelajaran dalam proses pengembangan pendidikan Sekolah.

Baca juga :  Satu Orang Pengendara Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

“Harapan kami, dengan Adanya USBN pihak Sekolah bukan menjadi beban tapi sejauh mana penerapan dan penyerapan siswa didiknya menyerap ilmu yang telah di berikan Guru Sekolah itu.” Katanya. (MT jahol)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru