oleh

Mendagri Menyayangkan Adanya Surat Suara Tercoblos

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyayangkan adanya Kabar Pencoblosan Surat Suara Salah Satu Paslon yang terjadi di Malaysia.

“Kami menyayangkan tindakan tersebut jika terbukti kebenarannya. Namun kami ingin semuanya clear terlebih dahulu dan didalami kebenarannya,” tegas Mendagri di Jakarta, Kamis (11/04/2019).

Menurut Tjahjo, proses pencoblosan kertas suara di luar negeri harus disesuaikan dengan ketentuan yang ada. Hari pencoblosan Pemilu 2019 di luar negeri dimulai lebih cepat dibanding di Indonesia.

“Sejak 8 April 2019 lalu, WNI yang tinggal di sejumlah kota di luar negeri sudah mencoblos. Pencoblosan di luar negeri dimulai pada 8 April hingga 14 April 2019, Sementara penghitungan suara tetap dilakukan pada 17 April 2019,” Urai Tjahjo.

Meski demikian, berdasarkan Keputusan KPU Nomor 644/PP.05.2-Kpt/01/KPU/ III/2019 tentang pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri pada Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri untuk Pemilihan Umum tahun 2019, ditetapkan hari pencoblosan kertas suara di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (14/04/2019).

“Pencoblosan harus sesuai dengan ketentuan, tidak boleh mendahului tapi tidak boleh terlambat juga, kecuali ada hal-hal yang mendesak bisa ditunda, seperti bencana alam, intinya laksanakan sesuai ketentuan,” kata Mendagri

Lebih lanjut Tjahjo selalu mengingatkan akan pentingnya komitmen bersama untuk membangun sistem Pemilu yang demokratis, jujur, dan adil yang taat pada aturan aturan yang ada.

“Kita mendukung Bawaslu yang memiliki tugas paling utama untuk selalu menjaga keadilan dalam rangka Pemilu Serentak 2019. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk selalu menjaga kualitas Pemilu Serentak 2019, semua pihak sepakat untuk melawan semua tindakan yang melawan aturan – aturan Pemilu dan semua pihak memiliki kepentingan untuk selalu mengawasi jalannya Pileg dan Pilpres, baik yang dilaksanakan di dalam negeri maupun yang dilaksanakan di luar negeri,” ujar Tjahjo.

Berkenaan hal tersebut, Tjahjo menegaskan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan KPU untuk menghentikan proses pencoblosan surat suara di Malaysia dan mendukung penuh Bawaslu untuk selalu melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan setiap pelanggaran Pemilu.

“Saya sebagai Mendagri mendukung penuh KPU untuk menghentikan proses pencoblosan surat suara di Malaysia dan kalau perlu dilakukan pencoblosan ulang dengan meneliti ulang semua kertas suara dan juga mendukung penuh Bawaslu untuk selalu melakukan pencegahan, pengawasan, dan penindakan setiap pelanggaran Pemilu sekecil apapun untuk menjaga kualitas Pemilu yang Luber dan Jurdil,” pungkasnya.(Red/Puspen Kemendagri)

Mari Sukseskan Pemilu Serentak 17 April 2019:

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru