oleh

Arif Mantan Preman Ibukota, Sukses Jadi Pengusaha Siomay  Punya Puluhan Anak Buah Dari Anak Jalanan

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Tak ada yang tak mungkin jika kita serius berusaha dan berdoa untuk menjadi orang yang sukses, maka cita – cita itu bisa terwujud. Hal inilah yang menjadi tekad Arif Hidayatullah mantan preman dan pengedar narkoba yang sudah bertaubat dan berkeinginan membagi  pengalaman dan ilmunya kepada para generasi muda sebagai pengusaha siomay sukses seperti dirinya.

Kisah perjalanan hidup Arif Hidayatullah mantan preman dan pengedar narkoba yang sudah berubah nasibnya itu yang ingin ia bagikan sebagai inspirasi dan motivasi bagi generasi muda. Karena Ia sadar nasib hidupnya tidak akan berubah dan bermanfaat bagi orang banyak jika dari dirinya tak ada keinginan untuk berubah.

Pertamakali datang ke Ibukota Jakarta, Arif berbekal uang 4500 rupiah pada tahun 1998 di usia 18 tahun merantau mencari pamannya dari Majalengka kampungnya ke Jakarta. Nekad merantau meski tak memiliki alamat lengkap rumah tinggal pamannya.

“Saya nekat ke Jakarta setelah ditinggal oleh nenek saya.  Hidup sendirian tanpa orangtua yang sudah lama bercerai sejak saya kecil. Membuat saya cari hidup tanpa memiliki ijasah apapun dan uang hanya 4.500 rupiah cari alamat paman, ” tutur Arif memulai cerita masa lalunya.

Sampai di daerah Slipi, Arif kebingungan karena tak tahu alamat pamannya. Akhirnya selama di Jakarta hidup dijalanan di tolong orang yang dianggap bisa menjadi tempatnya berteduh dan membantunya meski orang itu malah mengajaknya jadi preman.

” Berpindah pindah tidur kadang di pasar dan trotoar semua sudah saya jalani, hidup jadi preman dan pengedar narkoba sampai di penjara saya pun alami, penuh lika liku dan suram,” kata Arif sedih.

Baca juga :  DDS Bhabinkamtibmas Desa Karyamakmur Kepada Warga Binaan

Disaat hatinya galau setelah keluar dari penjara, Allah mempertemukan dirinya dengan teman di Palmerah yang tadi tak dikenal dan ternyata masih satu kampung meski beda kecamatan. Arif diajak kerja dan membuat olahan adonan somay dan berkeliling kampung menjual somay.

Berkat bantuan dari kawannya yang bernama Mumu, Arif bertekad ingin mengubah hidupnya yang kelam menjadi orang yang benar dan bermanfaat bagi sesama. Prinsipnya optimis dan tak gampang putus asa dan selalu berdoa kepada Allah SWT untuk dimudahkan dan dilancarkan usahanya.

Jualan selama bertahun tahun dilakoni Arif Hidayatullah dengan suka dan duka menjajakan siomay dengan nama somay kang Goler yang pertama kali dia rintis di Jakarta.

“Saya merasakan nikmat dan berkah menghasilkan uang halal dengan jerih payah saya sendiri,  sampai akhirnya saya mampu memiliki puluhan gerobak dan anak buah yang tersebar di jakarta dan bekasi,  semua anak buah saya rekrut dari anak – anak jalanan juga, ” kata Arif.

Menurut Arif, anak – anak muda terutama anak – anak jalanan harus bisa dibantu dan diarahkan untuk bangkit dan berdikari menjadi orang yang mandiri dan bermanfaat. “Mereka sebenarnya bisa diarahkan melaui cara – cara yang sifatnya membangun tanpa harus dengan kekerasan. Tapi dengan kelembutan karena saya juga merasakan bagaimana kehidupan keras di  jalanan  dan saya tergerak untuk membantu mereka menjadi orang yang baik melalui kemandirian,” beber Arif di rumahnya di daerah Mustikajaya, Kota Bekasi.

Warga asli Majalengka, Jawa Barat di usianya yang memasuki 47 tahun sudah memiliki cabang di beberapa wilayah di Jabodetabek dengan 23 anak buahnya dan semuanya merupakan anak -anak jalanan dan mantan preman yang Ia ajak untuk merubah hidupnya lebih bermartabat.

Baca juga :  Kapolsek Sukajadi Sosialisasi Cegah Penularan Covid19, Sosialisasikan 3M 1T Di Radio

Untuk itu, Arif berharap kepada pemimpin terpilih nanti di Pilpres 2019 ini, untuk memprirotaskan kebijakan ekonomi yang pro rakyat kecil.  Lapangan kerja dan tempat usaha mudah dan tidak dipersulit. ” Basis ekonomi kerakyatan adalah pekerja informal seperti kami dan pelaku UKM. Kami membutuhkan permodalan yang mudah dan kenyamanan berdagang, ” pintanya penuh harap kepada pemimpin bangsa ini. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru