oleh

Seminar Bilateral Pertama antara BPK dengan Office of the Auditor General of Pakistan, Ini Kata Bahrullah Akbar

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Dalam rangka implementasi kerja sama bilateral antara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dengan Office of the Auditor General of Pakistan (OAGP), Wakil Ketua BPK, Prof. Bahrullah Akbar didampingi oleh Kepala Direktorat Litbang, Dwi Setiawan Susanto dan Kepala Auditorat III.B, Slamet Riyadi melakukan kunjungan bilateral ke OAGP pada tanggal 25-26 Maret 2019.

Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama bilateral pertama dibawah Nota Kesepahaman dan Action Plan yang ditandatangani di Jakarta pada 26 Maret 2018 yang bertujuan untuk mengembangkan suatu kerja sama dan interaksi yang efisien antara BPK dan OAGP di bidang pemeriksaan sektor publik.

Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar didampingi oleh Kepala Direktorat Litbang, Dwi Setiawan Susanto dan Kepala Auditorat III.B, Slamet Riyadi melakukan kunjungan bilateral ke OAGP pada tanggal 25-26 Maret 2019. ( Foto: Humas BPK )


Dalam acara tersebut, Delegasi BPK diterima oleh Auditor General Pakistan, Javaid Jehangir di Kantor Pusat OAGP di Islamabad. Beliau menyatakan kegembiraannya dapat menerima kunjungan delegasi BPK dan melakukan kerja sama pada bidang-bidang yang telah disepakati.

Wakil Ketua BPK Prof. Bahrullah Akbar menyatakan, keinginan BPK untuk dapat mempelajari pengalaman OAGP dalam melaksanakan peer review untuk Supreme Audit Institution (SAI) lain.

“OAGP Pakistan juga menawarkan pemeriksa BPK untuk dapat mengikuti secondment/magang pada pemeriksaan kinerja di Pakistan,” Ujar Bahrullah Dalam Kesempatan tersebut seperti di kutip dari halaman resmi milik bpk.

Dalam kunjungan ini, kedua institusi juga melaksanakan seminar bilateral dengan topik pemeriksaan pengelolaan bencana untuk saling belajar bagaimana SAI lain melaksanakan pemeriksaannya. Indonesia dan Pakistan merupakan negara yang rawan bencana sehingga membutuhkan penanganan bencana yang memadai, baik pada masa tanggap darurat, pemulihan dan rekonstruksi, maupun mitigasi bencana.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan koordinasi pengelolaan bencana yang melibatkan banyak entitas.

Melalui pemeriksaan yang dilakukannya, BPK dan OAGP berperan untuk memberikan rekomendasi pemeriksaan dalam rangka peningkatan pengelolaan bencana tersebut.

Sumber: BPK RI

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru