oleh

Keluarga Besar Solidaritas Seniman Musik Indonesia (SSMI) Menggelar acara Temu Kangen

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Bertempat di Distrik 7 The Hunger Place Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Komunitas Solidaritas Seniman Musik Indonesia (SSMI) yang merupakan wadah komunitas silaturahmi para pencipta lagu-lagu legendaris di era tahun’80 an seperti Amin Ivos, Obbie Messakh, Pance F Pondang, Yok Sadewo, Wahyu WHL dan lainnya, Jum’at (22/3/19) malam menggelar acara Temu Kangen dan Silaturahmi ke-3 Keluarga Besar Solidaritas Seniman Musik Indonesia (SSMI). Sedangkan untuk ajang Temu Kangen ke Tiga kali ini, SSMI mengambil Tema “Memupuk Kebersamaan Melalui Solidaritas Insan Musik Indonesia”.

Sisko Batara Ketua SSMI Indonesia, saat menyampaikan sambutannya dihadapan para pencipta lagu-lagu legendaris POP Indonesia tersebut mengatakan bahwa, SSMI merupakan wadah untuk kegiatan silaturahmi dan arisan para pencipta lagu Indonesia, khususnya di era tahun’80 an.

“Satu persatu anggota kita sekarang sudah tidak ada karena telah kembali kepada sang Maha Pencipta. Saya berharap kita semua yang masih ada saat ini, mari kita makin pererat tali silaturahmi kita bersama. Karena pada dasarnya, silaturhami itu merupakan perbuatan yang sangat mulia dan dianjurkan dalam ajaran agama, dan juga memanjangkan usia serta rezeki kita,” tutur Sisko Batara.

Sementara itu ditempat yang sama, Amin Ivos sang Maestro pencipta lagu-lagu POP legendaris Indonesia di era tahun’80 an seperti, Kau bukan Dirimu (Dewi Yull), Kini Baru Kau Rasa (Dewi Yul), Kekasih (Rafika Duri), Mudahnya Bilang Cinta (Andi Meriam Matalatta ) Kau Dan Aku Sama ( Dewi Yull) serta Biarlah Merana (Rita Sugiarto), saat dikonfirmasi Megapolitanpos.com menyatakan, dirinya sangat mengapresiasi adanya wadah SSMI tersebut bagi para anggotanya dan juga sebagai wadah sharing bagi para pencipta lagu di Indonesia.

“Saran dan masukkan saya kepada para pencipta lagu di Indonesia, khususnya kepada para pencipta lagu yang masih muda-muda adalah, jadilah diri sendiri dalam berkarya seni menciptakan lagu. Karena sesungguhnya seniman sejati itu adalah dia yang mampu membuat terobosan dan inovasi-inovasi baru yang kreatif dalam melahirkan karya-karya seni yang baik. Karya seni yang dapat diterima oleh masyarakat luas, karna dapat menghibur hati dan pikiran orang yang mendengarkan serta menikmati hasil karya seninya yang berkualitas tinggi,” tandasnya.

Baca juga :  Tiga Bulan Jadi Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni Raih Penghargaan Kapolri

Hal senada juga diungkapkan oleh Yok Sadewo, menurutnya wadah komunitas SSMI Indonesia tersebut dibentuk, dalam rangka menjalin silaturahmi antar para pencipta lagu Indonesia. Dan yang paling utama adalah sebagai wadah silaturahmi antar semua generasi para pencipta lagu di Indonesia.

“Wadah SSMI ini rutin melakukan pertemuan silaturahmi dan arisan setiap Tiga bulan sekali. SSMI menurut saya sangat baik keberadaannya bagi para anggota. Karena wadah ini dapat membantu para anggotanya yang sedang sakit, meninggal dunia atau hal lainnya yang memang membutuhkan bantuan kita bersama sebagai manusia, yang merupakan mahluk sosial dan saling membutuhkan satu dengan lainnya,” pungkasnya.

Sb Megapolitan Pos

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru