oleh

Banyak Korban, Jalur Alternatif Arahan Kidul Kecamatan Arahan Rusak Parah

Indramayu, Kicaunews.com – Kondisi ruas jalan Arahan kidul Pranggong yang dikerjakan dengan pola Rigid Pavement (betonisasi) sebagian jalanya Sangat membahayakan pengguna jalan lantaran jalan sepanjang Kurang lebih 1000 meter, kondisi jalan rusak parah tanpa adanya upaya tambal sulam hal  tersebut menjadi awal banyaknya pengendara terjatuh bahkan ada yang tercebur ke sungai, sebab kondisi jalan awal masuk sangat mulus pengendara juga merasakan kenyamanan melaju cepat  jangan kaget separuh jalan lagi masih belum dikerjakan sama sekali di biarkan rusak berat bahkan lubang cukup besar membuat kaget pengendara akhirnya terjatuh

Kepala Bidang jalan Dinas PUPR Indramayu Wempi sangat disayangkan melalui telepon selulernya aktif tapi tidak di jawab bahkan mematikan Hp nya padahal rekan media ingin mempertanyakan mengenai kondisi jalan Arahan Kidul dan Pranggong penanganan jalan apakah menggunakan sistem tambal sulam dulu karena sangat membahayakan  pengendara sebelum pelaksanaan Pekerjaan Rigid Pavement tersambung .

Pengendara kendaraan bermotor yang terjatuh asal dari Desa Lobener kecamatan Jatibarang Warsono (49) sambil menahan rasa sakit mengatakan sebaiknya Pemerintah Daerah segera melakukan perbaikan terutama lubang jalan cukup besar sebab kondisi jalan ini sangat membahayakan apakah dengan tambal sulam sementara atau pemerataan terlebih dahulu sebelum pekerjaan penyambungan Dengan Pola Rigid D pavement di lakukan.

“Kecelakaan acap kali terjadi disebabkan oleh kerikil kecil terlepas bila terinjak ban kendaraan maka terjadilah kendaraan akan oleng kalau kecepatan tinggi terjatuh akan luka parah,”jelasnya, Selasa (2/04/2019)

Hal senada juga disampaikan pedagang Cilok carta mengatakan memang jalan rusak ini sangat membahayakan sekali bagi pengguna kendaraan bermotor saya sendiri pernah  kehilangan keseimbangan akibat menginjak kerikil kecil tanpa Kendali meluncur deras terjebur ke sungai  bakso cilok basah dagang mengalami kerugian jadi ya jelas saya balik lagi ke rumah. Terangnya

Baca juga :  Gerindra: Pembubaran HTI Jangan Sampai Karena Pilgub DKI Jakarta

Sementara itu Ketua LSM Nusantara Kabupaten Indramayu angkat bicara terkait banyaknya kecelakaan yang di akibat kondisi jalan rusak parah tanpa ada upaya perbaikan dari Dinas PUPR.

“Sebaiknya Untuk Kepala Bidang (KABID) jalan segera memperbaiki terlebih dahulu sebelum pelaksanaan Pekerjaan Rigid Pavement (Betonisasi) di lakukan karena proses lelang sampai pelaksanaan makan waktu cukup lama,”singkatnya ( MT jahol )

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru