oleh

Diberhentikan Dari PNS dan Molornya Pilrek Unpad, Salah Satu Calon Rektor Berkicau

BANDUNG, KICAUNEWS.COM – Pemilihan rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) terkatung-katung hampir selama lima bulan lamanya.

Tidak hanya itu, ramainya pemberitaan yang diperlihatkan malah perdebatan KASN dengan Menristekdikti.

Molornya Pilrek Unpad didasari adanya salah satu dari tiga calon yang diberhentikan dari PNS oleh Menristekdikti yaitu Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.IP., M.Si., yang menjadi salah satu Calon Kuat dalam pemilihan Rektor Unpad.

Menyikapi Molor nya Pilrek Unpad dan Pemberhentiannya sebagai PNS, Obsatar Sinaga angkat bicara.

Pencalonan Dirinya sebagai Calon rektor Unpad yang merupakan hasil seleksi bersama dua orang calon lainnya yakni Aldrin Herwany (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Atip Latipulhayat (Fakultas Hukum).

Seperti Diberitakan detik.com, Obsatar yang dipecat sebagai PNS merasa banyak kejanggalan dari molornya Pilrek Unpad. 

Padahal, pemberhentian sementara yang diterbitkan Menristekdikti Mohamad Nasir pada 28 November 2018 hanya statusnya sebagai PNS, bukan soal calon rektor Unpad.

“Terserah saja, kan mereka (Menristekdikti) yang berkuasa, saya enggak mau protes. Jadi mentang-mentang mereka yang berkuasa, mereka mempermainkan nasib orang,” kata Obsatar kepada detikcom via telepon, Rabu (27/3/2019).

Guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unpad ini juga menyoroti sikap tak tegas Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Rudiantara.

Padahal, menurut Obsatar, kewenangan Pilrek Unpad sepenuhnya ada di tangan MWA.

Menurut Obsatar, polemik Pilrek Unpad justru mempertontonkan perdebatan antara Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Menristekdikti.

“Seharusnya Rudiantara selalu Ketua MWA memegang kendali sepenuhnya proses Pilrek Unpad,” Imbuh Obsatar

Lebih Lanjut Obsatar mengutarakan, Ini bukti ketua MWA tidak berwibawa, itu saja. “Karena Menristekdikti anggota MWA, kok malah bolanya ke Menristekdikti, harusnya ketua MWA yang mengambil tindakan dan Ketua MWA harusnya tegas,” Jelas Obsatar.

Obsatar mengaku tak mau ambil pusing dengan sengkarut Pilrek Unpad. “Saya memilih pasrah dengan situasi yang sangat merugikannya tersebut,” Imbuhnya.

“Ya nanti mungkin calon lain akan PTUN, saya pasrah dan ikhlas saja,” Tandas Obsatar.

Sumber: detik.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru