oleh

RPJMD Kota Bekasi yang Kreatif Akan Terwujud Jika Potensi Diri Stakeholder Harus Think Out Off The Box

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Kreatif saat ini menjadi tambahan satu kata yang tercantum dalam visi dan misi Pemerintah Kota Bekasi. Kata kreatif menjadi ikon Kota Bekasi dalam mewujudkan pembangunan Kota Bekasi yang tengah diwujudkan dan diaplikasikan dalam setiap kebijakan Pemkot Bekasi.

Seperti yang dituturkan Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat, usai acara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi 2018 -2023 di Hotel Amarossa, Kota Bekasi, Selasa (12/3/2019).

Di kepemimpinan Walikota Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Tri Ardhianto Kota Bekasi kini sedang giatnya mewujudkan pembangunan kota yang salah satunya dengan cara memaksimalkan kreatifitas yang menjadi potensi  warga dan aparaturnya.

“Kreatif bukan hanya milik anak muda atau kaum milenial saja. Kata kreatif memiliki makna pola pikir atau tindakan yang diluar kebiasaan atau think out of the box namun cerdas dan penuh inovasi,” ucap Eka Hidayat.

Maka dari itu kata Sekertaris Bappeda ini,  kreatif sangat diperlukan dalam setiap langkah kebijakan dan pengelolaan pemerintah di semua bidang seperti perencanaan, penyusunan kegiatan dan keuangan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga visi dan misi Kota Bekasi, Cerdas, Kreatif,  Maju, Sejahtera dan Ikhsan bisa terwujud.

“Semua bisa terwujud jika semua elemen masyarakat dan stakeholder saling peduli dan bersinergi dengan memaksimalkan semua potensi diri dan aset yang dimiliki Kota Bekasi,” tegasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Benny Tunggul sebagai salah satu anggota Tim Percepatan Pembangunan (TPP) yang dibentuk Walikota Bekasi mengatakan bahwa tugas TPP untuk meningkatkan akselerasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD) pada bidang-bidang tugas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tim ini nantinya bakal membantu mengendalikan, mempercepat, mendorong, mengkaji hingga menganalisa rancangan pembangunan itu, sehingga arah kebijakannya sesuai dengan janji politik kepala daerah,” ungkapnya di Hotel Amarossa.

Baca juga :  Berikan Beasiswa Ke Yayasan Kemanggisan Peduli Yatim, Wakil Rektor ISTA Jakarta Sebut Ini Langkah Dalam Mencerdaskan Bangsa

Sehingga kata Benny,  keberadaan TPP yang terdiri dari 17 orang dari para profesional dari pihak swasta mengupayakan berbagai terobosan menuju Kota Bekasi yang cerdas, kreatif,maju, sejahtera dan ikhsansalah satunya yang sudah berjalan tentang konsep Kota Bekasi sebagai Kota Destinasi Belanja.

Seperti yang sudah digelar di perayaan Hut Kota Bekasi ke 22, pada 10 Maret kemarin. Acara Great sale dan Night Sale dengan diskon 22 sampai 70 persen berlaku untuk seluruh mal dan hotel yang ada di Kota Bekasi.

Ke depan, Pemkot Bekasi akan mengkombinasikan wisata belanja ini dalam sebuah program wisata yang komplet, mencakup wisata sejarah dan budaya.

“Event ini diadakan untuk memunculkan paradigma di kalangan masyarakat bahwa Kota Bekasi merupakan tempat destinasi wisata belanja karena Kota Bekasi sebagai kota jasa dan perdagangan,” pungkasnya. (fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru