oleh

Car Free Day KASN: ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — “ASN Milenial, Pelopor Gerakan Netralitas ASN”, “Udah Gak jaman ASN Berpolitik”, “Awasi dan Laporkan Pelanggaran Netralitas ASN”, Itulah slogan-slogan yang dikampanyekan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam gerakan kampanye publik Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Minggu (10/3/2019) di Car Free Day (CFD) Jakarta.

Nurhasni, Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi masih banyaknya ASN yang melakukan kegiatan berpolitik praktis pada Pemilu 2019.

“Meskipun di dalam PP No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, ASN sudah dilarang untuk berpolitik, namun saat ini banyak ASN yang terlibat dalam politik, seperti memberikan dukungan pada salah satu peserta Pemilu Legislatif dan atau presiden dan wakil presiden baik secara terang terangan maupun media sosial,” Ujar Nur Hasni

Dijelaskan Nur, Pelanggaran oleh ASN yang sering ditemukan berupa pernyataan sikap, memberi like dan komentar, photo bersama atau menghadiri kegiatan kampanye dengan menggunakan atribut PNS atau atribut/simbol yang sama atau identik dengan yang digunakan peserta.

Tidak hanya itu, Sambung Nur Hasni menegaskan, Kampanye publik yang mengambil tema “ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri” bertujuan untuk memberikan pendidikan (edukasi) atau sosialisasi kepada ASN, masyarakat, dan stakeholders lainnya, terkait pentingnya ASN bersikap netral.

Sementara itu, Prof. Prijono Tjiptoherijanto, Komisioner KASN Bidang Promosi dan Advokasi mengatakan, dengan adanya kampanye publik ini diharapkan masyarakat dapat bermitra dengan Komisi ASN dan sebagai social control dalam menjaga netralitas ASN.

“Dengan adanya kampanye publik ini diharapkan ada sinergi dan terbangunnya kemitraan antara masyarakat dengan KASN dalam menjaga netralitas ASN,” ungkap Prijono.

Lebih lanjut Prijono menambahkan, Kampanye publik ini juga diharapkan dapat memperkenalkan keberadaan Komisi ASN sebagai lembaga pengawas yang mandiri dan bebas dari intervensi politik, dimana salah satu tugas pentingnya yaitu menjaga netralitas ASN yang tidak hanya dalam penyelenggaraan pelayanan publik, manajemen ASN, perumusan/pembuatan keputusan/kebijakan, tetapi juga sangat penting dalam pelaksanaan Pemilu.

Untuk informasi, Kegiatan kampanye publik ini diikuti oleh seluruh pegawai Komisi ASN, beberapa pejabat pengelola kehumasan dan komunikasi publik pada beberapa Kementerian dan Lembaga, *SahabatDekak_Komisi ASN seperti para awak media baik televisi, cetak dan online, dan PATTIRO.

PATTIRO dan KPPOD sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang konsen terhadap isu reformasi birokrasi juga terlibat aktif dalam mengkampanyekan Netralitas ASN Bersama dengan CSO di 4 daerah, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang melakukan pemantauan pelanggaran kode etik ASN selama Pemilu.

Senada dengan KASN, Maya Rostanty, Direktur PATTIRO mengatakan, dengan adanya pemantauan yang dilakukan oleh CSO diharapkan masyarakat dapat mendorong partisipasi publik dalam menjaga netralitas ASN.

“Kami berharap dengan adanya pemantauan yang dilakukan oleh CSO dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk melakukan pemantauan pelanggaran kode etik ASN, dan ASN pun dapat lebih berhati-hati dalam menjaga profesionalisme serta mampu menjaga fungsinya sebagai perekat kesatuan bangsa,” Tandas Maya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru