oleh

Minimalisir Pelanggaran Netralitas, KASN Perketat Pengawasan

JAKARTA – Suhu politik yang semakin memanas menjelang 17 April Mendatang kian terasa. Dimana tidak hanya masyarakat yang menjagokan pilihannya, kini Para ASN pun seakan tidak takut akan Peraturan dengan ikut-ikutan menjagokan paslon pilihannya.

Oleh karena itu, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) akan adanya pengetatan pengawasan terkait hal tersebut.

“Kami yakin semakin mendekat ke pelaksanaan pemilu, pelanggaran netralitas ini akan semakin banyak, dan untuk itu kita bukannya melonggarkan itu tapi akan mengetatkan pengawasan,” ujar Ketua Komisi ASN Sofian Effendi dalam diskusi terkait netralitas ASN di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019) seperti diberitakan detik.com.

Sofian berharap pemilu tak dicemarkan oleh ASN yang tak netral. “Apabila ASN netral, lanjut Sofian, bukan tak mungkin ASN Indonesia akan menjadi ASN kelas dunia,” Imbuhnya

“Dengan demikian kalau kami bisa mempertahankan netralitas ASN ini, kita pelan-pelan bisa mengharapkan terwujud ASN kelas dunia yang mendukung Indonesia menuju ke negara yang lebih maju dalam ekonomi sebelum kita 100 tahun,” tutur Sofian.

“Kita melaporkan selama beberapa tahun keberadaan KASN kita mengalami peningkatan cukup berarti. Jadi kita naik 23 tingkat selama 4 tahun ini. Kita sudah mencapai tingkat ASN untuk negara kelas menengah,” jelasnya.

Sofian menambahkan, untuk menyamai kualitas ASN Malaysia, Thailand, hingga China, Indonesia disebut butuh sekitar 20 poin lagi. Saat ini Indonesia memperoleh 60 poin.

“Untuk menyamai Malaysia, Thailand, China, mereka sudah mencapai 71-73, kita perlu 20 poin lagi menjadi ASN negara pendapatan menengah tinggi,” ungkap Sofian.

“Kalau kita maju terus bisa menyamai Korsel ada salah satu negara di Asia sebagai negara pendapatan tinggi, Korsel, Singapura. Di Asia ini yg masuk ASN-nya terbaik di dunia, best public service in the world, itu Singapura. Itu Singapura sudah mencapai skor 100 selama 6-7 tahun terakhir ini. Jadi kalau negara yang terbaik kita harus bisa menyamai Singapura. Itulah cita citanya,” tandasnya. (Red/detik)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru