oleh

Deklarasi kemerdekaan Warga Apartemen GCM, Lepas dari Penjajahan Pengelola

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan terbukti konsisten menindak lanjuti keluhan warga Rusun DKI yg selama belasan tahun menjadi sapi perahan dan obyek pemerasan oleh Pengembang Hitam yg mengendalikan Pengurus P3SRS bonekanya. Sejumlah fakta menunjukkan bahkan sejumlah Pemilik Sah rusun justru dikriminalisasi melalui rekayasa hukum. Beberapa diantaranya bahkan jadi Tersangka dan dijatuhi hukuman. Dengan gamblang Pak Anies dalam pidato pelantikan sebagai Gubernur DKI Jakarta tanggal……menggambarkan kondisi tersebut dengan statemen bahwa “Masih banyak praktek penjajahan di negeri sendiri oleh bangsa sendiri”.

P3SRS-GCM berjuang lebih dari 5 tahun menghadapi teror kekerasan, pengrusakan panel listrik, serbuan preman, kriminalisasi melalui rekayasa hukum, pendudukan orang tak dikenal di koridor2 pekarangan rumah sendiri. Mereka melakukan vandalism dan juga Capital Violence yang justru dikawal oleh Preman. Sungguh aneh tapi nyata terjadi, NEGARA saat itu tidak hadir, dan bahkan sejumlah Oknum Anggota Polri justru mengawalnya. Tidak kurang dari 1 Pleton Pasukan Brimob bersepeda motor lengkap dengan bersenjata serbu nya berbulan-bulan nge POS di Apartemen GCM. Masih segar dalam ingatan warga Apartemen GCM ketika ratusan preman dimasukkan ke kawasan GCM dan atas nama Kamtibmas tidak kurang dari 500 Anggota Polri diundang masuk Pengelola Apartemen, namun yang terjadi justru sejumlah Pemilik/Penghuni Apartemen yang SAH yang ditangkap dan digelandang ke Mapolres Jakarta Pusat, sama sekali bukan preman nya yang mereka tangkap.

Mereka juga menempuh upaya gugatan perdata, namun kesemuanya itu bisa dikalahkan karena warga GCM yg solid dan bersatu pantang menyerah. Semakin didholoimi semakin kompak dan bangkit.

Hari ini yang kami HORMATI dan BANGGAKAN Gubernur Anies Baswedan beserta Jajaran DPRD DKI Bapak Muh Taufiq Wakil Ketua DPRD DKI dan Ketua Komisi D DPRD DKI Bapak Iman Satria serta Dinas PRKP menyaksikan deklarasi kemerdekaan warga Apartemen GCM, lepas dari penjajahan Pengelola. Hari ini P3RSRS GCM melakukan RUALB sebagaimana amanat Pasal 103 Pergub Nomor: 132/2018 agar P3SRS GCM tunggal yg sah Pimpinan Tonny Soenanto melakukan RAPAT UMUM ANGGOTA LUAR BIASA sebagai tanda kemerdekaan penuh sebagaimana yg dijanjikan oleh Gub Anies Baswedan yang secara konsekuen malam ini dibuktikan dengan sesungguh-sungguhnya.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Sinjai Selatan Polres Sinjai Sambang ke Kantor Desa Songing Bahas Antisipasi Bencana Alam

Melalui RUA-LB ini P3SRS GCM secara resmi dan sah melakukan penyesuaian sejumlah masalah kelembagaan yaitu tentang: ”Struktur Kepengurusan PPPSRS, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan juga Tata Tertib Kepenghunian PPPSRS GCM” Dan lebih dari itu, malam ini atas arahan Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan pemukiman DKI, PPPSRS GCM juga melakukan Pemilihan Kepengurusan untuk Tahun Kerja 2019 – 2022. Yang pasti PPPSRS GCM siap tampil sebagai PERCONTOHAN dalam pengelolaan Apartemen yang berbasis pada MARUSON (Manajemen Rusun Online), sehingga otomatis akan menjadi transparan, efisien dan bisa diakses oleh semua warga pemilik penghuni dari mana saja dan kapan saja. Dg demikian kedepan tidak relevan lagi untuk rebutan kepengurusan sebab P3SRS juga Badan Hukum NIRLABA.

Melalui perjuangan panjang, kini Legalistas P3SRS GCM sudah diakui oleh semua jajaran Kementerian dan Lembaga Pemerintah sehingga sudah tuntas dan paripurna, sebagaimana tertuang dalam dokumen, sbb:
Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI Nomor: 100.K/>>>>>/2017.
Berita Acara Pengesahan Akta2 RULB 2013.
Surat Dinas PRKP DKI Nomor: 2145/../ tentang Kepengurusan Tunggal P3SRS GCM Pimpinan Tonny Soenanto
Surat Dinas PRKP DKI Nomor:2745/../ tentang Pencabutan Pengesahan Kepengurusan Lily Tiro dan Arahan kepada Lily Tiro untuk melakukan serah terima kpd Tonny Soennanto.
Hasil RDP DPD RI Tanggal……..yg isinya memerintahkan Gub DKI untuk dlm 30hari menyelesaikan GCM.
Bukti Baliknama ID PLN dr PT Duta Pertiwi ke P3SRS GCN
Bukti baliknama ID PDAM dr PT Duta Pertiwi Tbk kpd P3SRS GCM
Surat dukungan dari Kemen PUPR RI Nomor…..Taggal ….tentang kepengurusan P3SRS GCM.
Surat Kemenko Polhukam RI Nomor….Tanggal……Tantang Kepengurusan Tunggal PPPSRS GCM Pimpinan Tonny Soenanto.
Surat Kantor BPN Admin Jakpus Nomor…….Tanggal….Tentang Persetujuan Baliknama SHGB
Surat Ka Kanwil BPN DKI Nomor:…….tentang persetujuan baliknama SHGB
Hasil Rapat Konsultasi dg Dinas PRKP tentang RUA-LB Penyesuaian Pergub 132/2018.
Rekomendasi dari Dinas PRKP DKI masing-masing Nomor….Tanggal…..dan Nomor…..Tanggal….keduanya tentang Pelaksanaan RUA-LB PPPSRS – GCM.

Baca juga :  Aceng Nasir : 2020 Revolusi Virus The End Of Age

Berkat ke 13 Dokumen tersebut diatas, dalam permainan Catur telah membuat Duta Pertiwi Tbk yg selama ini menjadi biang kerok terjadinya pendholiman dan bahkan dalam bentuk “state terrorism” dan juga “capital violence” di GCM sudah “SKaK Mat” hanya melalui langkah bijak yaitu dengan menerbitkan PERGUB DKI Nomor:132. Tahun 2018.
Sengan jujur kami akui, keberanian Gub Anies Baswedan dan jajaran DPRD DKI patut diberi acungan jempol, yang tidak mungkin ditempuh oleh para pendahulunya.

Selaku warga negara yang menghormati hukum dan pemerintahan, dibawah bimbingan Dinas PRKP DKI Pengurus PPPSRS melalui Panmus telah menjalankan semua ketentuan Pergub Nomor:132. Tahun 2018. Malam ini dengan jaminan kemanan dari Pihak Polri, kami selaku Pemilik semua Ruang pada Bagian Bersama yang ada di kawasan Apartemen GCM, terpaksa memilih tempat untuk melakukan RUA LB di Hotel ini. Tidak ada maksud lain agar semua acara bisa dilaksanakan dengan suasana yang damai, bebas dari tekanan dan intimidasi oleh pihak manapun.

Untuk itu semua, dalam kesempatan yang baik ini, kami menghaturkan banyak terima kasih kepada Pihak Polres Jakarta Pusat, kepada Dinas PRKP DKI dan juga Jajaran Pemkot Administrasi Jakarta Pusat yang telah mengantarkan kami kedepan pintu gerbang kemerdekaan, lepas dari penjajahan bangsa sendiri.

Paska RUA-LB ini, dalam waktu dekat kami akan melakukan pendaftaran untuk pengesahan sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Pergub DKI Nomor 132. Tahun 2018. Dan tahap terakhir adalah kami akan melakukan tender terbuka dalam rangka menunjuk Badan Pengelola sebagaimana diatur dalam Ayat (4) Pasal 75 Undang-Undang Nomor:20 Tahun 2011 Vide Pasal ….Pergub DKI Nomor:132 Tahujn 2018.
Baru setelah itu, kami segenap warga Apartemen GCM akan memohon kehadiran negara yang diwakili oleh PEMDA DKI dalam rangka serah terima antara Pengelola lama dalam hal ini PT. Duta Pertiwi Tbk dengan Pengelola baru Pemenang Tender. Kehadiran Negara dalam kesempatan tersebut menjadi utama, karena semua kekayaaan dan dokumen yang terkait dengan Rusun GCM dan PPPSRS yang selama ini dikelola Pengurus lama /Pengelola lama (PT. Duta Pertiwi Tbk) haruslah lengkap diserahkan kepada Pengurus baru untuk diserahkan kepada Pengelola baru Pemenenag tender.

Baca juga :  Kapolsek Purwasari Polres Karawang Beri Arahan Pengemudi Angkot Terkait Covid-19

Red

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru