oleh

Tim Honda DBL All-Star Dilatih untuk Menjadi ‘Kobe Bryant’

LOS ANGELES, KICAUNEWS.COM — Hari ketiga berada di Los Angeles, Amerika Serikat, tim Honda DBL Indonesia All-Star kembali mendapat pelajaran yang sangat mahal.

Mereka mendapatkannya saat berlatih di Mamba Sports Academy (MSA) di kawasan Thousand Oaks, kemarin (22/2, waktu Los Angeles).

Pelatihan di MSA ini memiliki karakter yang berbeda dibandingkan dengan pelatihan dari James Hunt. Bersama James Hunt, tim All-Star dipaksa untuk memperbaiki detail gerakan fundamental. Nah, di MSA, para trainer melatih tim para bintang ini untuk menggunakan fundamental basket di dalam berbagai skenario permainan. Terutama dalam hal finishing.

Adalah Dee Pinkard, AJ Moye, Jonathan Davis, dan Hannah Ascencig yang menjadi trainer dalam pelatihan Honda DBL Indonesia All-Star di MSA. Mereka berempat memiliki jam terbang yang tinggi dalam karir kepelatihan basket (basketball trainer). Dee dan AJ bahkan juga menjadi trainer tim Honda DBL Indoensia All-Star tahun sebelumnya.

Di sesi pertama latihan, dua lapangan basket yang terletak bersebelahan dijadikan 4 pos latihan. Tiap lapangan dibagi menjadi dua stations. Begitu pula dengan timnya. Masing-masing tim (putra dan putri) dibagi menjadi dua. Keempat pelatih Honda DBL Indonesia All-Star juga dibagi untuk membantu di setiap pos.

Di pos pertama, materinya adalah pemantapan ball handling. Dan di pos kedua, materinya adalah dribbling. Di lapangan kedua, materinya berkutat pada penyelesaian serangan. Yaitu pos post up finishing dan pos shooting finishing.

Keempat pos mungkin terlihat santai. Seluruh materi yang diberikan adalah kemampuan dasar pebasket. Namun, bukan berarti apa yang diberikan kepada para All-Star tidak sebanding dengan nama besar MSA itu sendiri. Justru sebaliknya.

Sebagai akademi olahraga, para trainer MSA tahu benar bagaimana membuat para atlet binaannya dapat menyerap maksimal semua ilmu yang diberikan dalam sesi latihan.

Baca juga :  Latihan Tim Honda DBL Indonesia Ditutup Pelatihan dari Jordan Lawley

Meski tidak ada teriakan dan sempritan peluit, seperti saat latihan bersama James Hunt sehari sebelumnya, latihan tetap berada pada koridor pakem MSA: menumbuhkan ‘Mamba Mentality’ pada setiap atlet.

Nilai tersebut memang diadaptasi dari pemiliknya, Kobe Bryant, legenda NBA dari klub Los Angeles Lakers. Mereka ingin tim All-Star memiliki mental seperti Kobe: selalu mengejar potensi terbaik melalui kerja keras, keputusan cerdas, dan tidak pernah beralasan.

Maka, dalam latihan tersebut, seluruh pelatih mengawasi dengan saksama gerak tubuh setiap pemain. Bagaimana kaki mereka bergerak lalu berhenti, posisi kaki saat menapak, ayunan tangan kala membawa bola, busungan dada, pegangan pada bola, hingga arah tatapan mata pemain.

Saddam Asyruna, garda tim putra Honda DBL Indonesia All-Star dari SMA Kharisma Bangsa Tangerang mengungkapkan bahwa ini adalah latihan skill terbaik yang pernah dia ikuti. “Ini tuh penting banget. Mereka (trainer MSA) bener-bener memperhatikan gerakan kita gimana, finishing kita gimana. Ternyata saya masih punya banyak kekurangan yang selama ini nggak saya sadari,” ujar Saddam.

Pelatih dari Mamba Sports Academy AJ Moye menerapkan suasana latihan yang santai dan menyenangkan saat sesi latihan bersama tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018

Setelah sesi pertama, latihan masih terus berlanjut hingga sesi ketiga. Tiap sesi tetap berhubungan dengan empat pos latihan yang sudah dilaksanakan di awal. Namun dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Dee Pinkard, trainer MSA yang turun tangan menangani tim All-Star mengatakan bahwa dirinya melihat kemampuan yang luar biasa dari pada anggota tim. Namun, kemampuan itu banyak yang belum tergali dengan maksimal.

“Aku menyaksikan setiap gerakan mereka. Mereka sangat baik. Namun saya harap mereka mau untuk terus mengulang apa yang sudah mereka pelajari di sini. Karena itu penting. Saya sangat yakin potensi mereka sangat besar,” ungkap Dee. “Apalagi kami selalu berkeinginan agar setiap atlet yang kami tangani punya Mamba Mentality di dalam diri mereka.”

Baca juga :  Naik 18 Persen, Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia

Latihan ini akan semakin memantapkan tim Honda DBL Indonesia All-Star yang akan mengikuti turnamen Dtermine Your Destiny National Tournament di Get It Done Sports Arena di Corona, California, sejak pagi sampai sore hari ini. Setelah itu, mereka akan menonton laga NCAA Division 1 Basketball antara University of Oregon melawan University of California Los Angeles (UCLA) pukul 7 malam di basket hall kampus UCLA. (Red/Rilis)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru