oleh

Banjir Pemain Lama, Ismail Caleg DPR RI Dapil 3 Banten Partai PAN Tak Gentar Berebut Suara

TANGERANG, KICAUNEWS.COM — Pemilihan Umum (Pemilu) yang diselenggarakan secara serentak se Indonesia pada 17 April Tahun 2019 dengan 5 Kertas Suara meliputi Pilpres, Pileg DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tinggal menghitung Hari.

Masing-masing Pasangan Calon (Paslon) pun harus bekerja Ekstra demi meraih suara.

Untuk di Banten contohnya, Kurang lebih Sekitar 40 persen pemilih dari 7,4 juta suara se-Provinsi Banten berada di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Banten Tangerang Raya (Kabupaten/Tangsel/Kota) yang notabenenya diisi pemain lama akan menjadi pertarungan sengit ditanah jawara.

Sederet Nama pemain Lama tidak hanya sekali dua kali duduk di Senayan, Mereka yang sudah makan asam garam pemilihan kembali mencalonkan diri untuk kesekian kalinya menjadi tantangan tersendiri untuk wajah atau pemain baru.

Pertama datang dari Partai Gerinda Sufmi Dasco Ahmad, Dari Partai PKB Siti Masrifah, Dari Partai PDIP Marinus Gea, Dari Partai Golkar Andi Achmad Dara (Golkar), Dari Partai PAN M. Ali Taher, Dari Partai PPP Irgan Chairul Mahfiz dan Dari Partai Hanura Inas N Zubir sederet Nama ini kembali berlaga di Dapil 3 Banten Tangerang Raya.

Tidak hanya itu, Sejumlah tokoh lama ini yang juga mantan pejabat yang mempunyai basis dan terkenal baik di Tangerang Raya pun menjadi Perhitungan yang tidak boleh diremehkan.

Seperti Mantan Gubernur Banten Rano Karno dengan Kendaraan Partai PDIP dan Arsid Mantan Birokrat dimana pernah 2 kali maju saat pilkada kota Tangsel ditambah M. Rano Al Fath (Anggota DPRD Provinsi Banten) menjadi lawan terberat bagi pendatang baru.

Berebut Suara

Wajah dan Nama Baru itu datang Partai Amanat Nasional PAN Dapil 3 Banten Nomor Urut 10 H. Ismail, SH yang juga sebagai Panglima FORSA saat diwawancarai redaksi pada minggu 17/2/2019 dibilangan kota Tangerang usai bersilaturahmi dan meminta Doa dan Restu bersama kerabatnya pengurus Yayasan Pendidikan Nurul Abadan Menuturkan, Saya tidak Gentar sedikitpun untuk berebut suara masyarakat Tangerang Raya.

Pria kelahiran asal jakarta ini memberanikan diri berebut suara dan siap bersaing walau di Partainya sendiri pun bertengger incumbent seperti Ali Taher.

“Insya Allah, saya siap berebut suara dan bertarung meraih dukungan mewakili masyarakat Tangerang Raya untuk menuju Senayan,” Tegas Ismail.

Ismail menambahkan, dibilang berat sangatlah berat karena pesaing datang baik dari Partai sendiri dan Partai lain. “Tetapi sekali lagi saya tegaskan, saya tidak gentar,” jelasnya.

Tidak Hanya itu, Ismail yang mengklaim melalui jejaringnya di Tangerang Raya optimis bisa merebut suara untuk menuju senayan.

Dia mengaku sebagai Panglima FORSA (fans of Roma irama & soneta) menjadi modal utama nya dalam merebut suara ditambah banyaknya kerabat dan saudara.

“Dengan jejaring Forsa, Kerabat, Saudara dan organisasi lainnya saya yakin dan optimis bisa menuju senayan,” Akunya.

Ditambahkan Ismail, Pada dasarnya masyarakat Tangerang Raya ini cerdas, sudah mengetahui catatan-catatan para calon yang notabenenya incumbent dan tokoh. Kecerdasan masyarakat inilah menjadi kunci saya untuk bisa masuk untuk meraih simpatik agar pilihan jatuh ke saya.

“Menang atau kalah hal yang biasa dalam pertarungan dan siapapun yang akan terpilih nantipun pastinya untuk memperjuangkan masyarakat Tanggerang Raya,” Tandasnya.(Red)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru