oleh

Karang Taruna RW 06 Jadi Pilot Projek Seni Mural Bagi Kaum Milineal di Desa Lambangsari

Kab.Bekasi, Kicaunews.com – Seni mural atau grafity ternyata memberikan edukasi bagi warga melalui coretan gambar di dinding. Tak hanya bertemakan soal pendidikan, sosial dan budaya, street art ini juga menjadi wadah bagi anak muda untuk berkreasi menuangkan ide-ide mereka.

Salah satunya kegiatan seni mural yang saat ini tengah digalakan dilakukan oleh Karang Taruna  RW 06, Perumahan Lambangsari Permai, Dusun 3, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi  yang menjadi pilot projek seni mural bagi anak muda, Sabtu (16/2/2019).

Antusias warga RW 06 pun disambut baik oleh Kepala Desa Lambangsari, Pipit Hariyanti SE yang memberikan dukungannya dengan ikut hadir di acara tersebut dan menggoreskan gambar di salah satu dinding.

“Ini bisa menjadi bukti anak muda harus kreatif dan memberikan manfaat bagi lingkungannya dan Karang Taruna RW 06 menjadi pelopor untuk memulai seni mural ini di RW-RW lainnya,”ucapnya usai memberikan sambutannya.

Memang awalnya niat baik kegiatan seni mural ini mendapat beberapa penolakan dari warga yang merasa keberatan jika dinding luar rumahnya dilukis oleh seniman mural dari komunitas Artheraphy Movement. Namun akhirnya setelah diberikan penjelasan tujuan positipnya malah banyak yang berebut rumahnya ingin dilukis mural oleh seniman grafity.

Seperti yang dikatakan Ketua Pelaksana kegiatan seni mural RW 06, Tubagus Nafis memang diakuinya seni mural atau street art ini tak semua warga menyetujui jika di Perumahan Lambangsari Permai dibuatkan mural di dinding rumahnya.

“Alhamdulillah ternyata mereka sekarang ingin dinding luar rumahnya dilukis oleh kami dan ada 30 rumah warga yang akan dilukis dengan tema penghijauan, bahaya narkoba bukan hal -hal yang berbau politik dan SARA, ” ujar Tubagus.

Baca juga :  Begini Cara Teroris Bekasi Saling Berkomunikasi

Hal yang senada pun diucapkan Ketua RW 06, Ujang Sarifudin pihaknya sangat mendukung acara ini karena sebagai wadah kreatif anak muda melalui seni lukis.
“Kegiatan ini menjadi sarana anak muda di lingkungan kami sebagai kegiatan yang positip apalagi didukung oleh Kepala Desa Lambangsari, mudah-mudahan kegiatan ini bisa ditiru di RW lain, ” kata Ujang.

Kegiatan yang dipelopori Karang Taruna RW 06 bersama Komunitas Seni Mural Artheraphy Movement diharapkan menjadi sarana sosialisasi seni mural atau grafity di masyarakat yang dilakukan melalui dana swadaya warga bahkan menggunakan dana dari patungan para seniman mural.

Diharapkan kesan negatif dari aksi lukis yang vandalisme yang selama ini dicap sebagian masyarakat menjadi hilang.

“Kami berupaya agar seni mural ini diterima masyarakat terutama Bekasi sebagai seni bernilai tinggi yang tak kalah dengan seni lukis lainnya. Karena seni mural bisa juga sebagai sarana edukasi dan  penyampaian program pemerintah ke masyarakat luas,” ungkap Ketua Artheraphy Movement Erwin Suryanto. (Fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru