oleh

Bupati Indramayu Lantik Kepala Desa Wanguk

Indramayu, Kicaunews.com – Bupati Indramayu H. Supendi secara resmi melantik dan mengambil sumpah Komariah sebagai Kepala Desa Wanguk Kecamatan Anjatan. Penetapan Komariah sebagai kepala desa terpilih merupakan hasil musyawarah desa pemilihan kepala desa antar waktu pada tanggal 9 Januari 2019 lalu. Prosesi pelantikan kepala desa dihadiri oleh ribuan masyarakat yang secara langsung datang ke halaman kantor desa setempat, Rabu (13/02/2019).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto menjelaskan, proses pemilihan kepala desa penggantian antar waktu ini karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia. Dan berdasarkan hasil dari musyawarah pemilihan kepala desa maka dipilihlah Komariah untuk menggantikan suaminya dalam mengemban amanah untuk memimpin Desa Wanguk melanjutkan pembangunan sampai dengan berakhirnya masa jabatan kepala desa tersebut.

Sugeng menambahkan, kepala desa yang baru dilantik harus bisa lebih memajukan desa yang saat ini dipimpinnya. Selama ini apa yang dilakukan oleh kepala desa sebelumnya sudah baik, hal ini harus bisa lebih ditingkatkan terutama pelayanan kepada publik.
Selain itu, terhadap penggunaan anggaran desa harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan oleh kepala desa sebelumnya.

“Kita harapkan dengan hadirnya kepala desa baru bersama dengan semua masyarakat memiliki semangat untuk membangun desa sehingga bisa mencerminkan nilai positif, dan progress pembangunannya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Sugeng.

Sementara itu Bupati Indramayu H. Supendi meminta agar kepala desa yang baru saja dilantik untuk dapat melaksanakan program kerja dan kegiatan kepala desa sebelumnya yang telah ditetapkan dalam program kerja dan APBDes.

“Silahkan ibu kepala desa karena saat ini telah menjadi pemimpin, untuk dibuka kembali rencana kerja tersebut dan melaksanakan pembangunan bersama dengan lembaga-lembaga lainnya yang ada di Desa Wanguk ini,” tegas Supendi.

Baca juga :  Jumling Kapolsek Kiaracondong di Masjid Jami Husnul Khatimah Babakan Sari

Supendi menambahkan, adanya perubahan paradigma pengelolaan keuangan desa sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 6/2014 tentang desa dan semua regulasi turunannya, harus diikuti pula dengan pergeseran paradigma tata kelola keuangan desa yang tidak hanya mengandalkan dana desa yang bersumber dari APBN, Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu, batuan keuangan dari APBD Provinsi Jawa Barat dan bantuan keuangan lainnya, akan tetapi secara optimal harus mampu menggali potensi desa yang dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan asli desa.

Dalam akhir sambutannya, Kepala Desa Wanguk harus bisa menghindari sikap, perilaku, perkataan, pelanggaran dan tindakan, terutama dalam hal penyelenggaraan pemerintahan desa, yang berakibat akan menyeret pada persoalan dan ranah hukum. Kepala desa juga harus mampu menjaga kondusivitas daerahnya terutama dalam menghadapi tahun politik 2019 ini.

“Kita tidak ingin ada kepala desa yang terlibat dalam masalah hokum, untuk itu harus lebih hati-hati dalam mengelola keuangan desa, apalagi dana yang diterima oleh Desa Wanguk cukup besar nilainy,” tegas Supendi.(Budi)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru