oleh

Jalan Raya Percis Didepan BRI Unit Pasar Ciawi Tasikmalaya Minta Jajan, Banyak Kendaraan Menjadi Korban

TASIKMALAYA, KICAUNEWS.COM — Jalan Raya jalur ciawi percisnya didepan BRI unit pasar Ciawi Tasikmalaya dirasa minta Jajan oleh Pemda/Pemprov Jawa Barat. Pasalnya, Dari pantauan media Kicau group sudah sederatan warga yang menjadi korban akibat Jalan yang berlubang akibat minta Jajan.

Tepat dipagi hari pada sabtu 9/2/2019, saat tim kicau group berada dilokasi terlihat sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan Plat Nomor Z 1049 NG warna putih yang menjadi korban akibat jalan yang berlubang karena minta jajan.

Sebuah Mobil Xenia langsung kempes Ban akibat keganasan lubang di jalan raya tersebut.

Hanan umur 34 yang beralamat padaherang kecamatan padaherang tujuan padaherang bersama keluarganya yang melintas jalan tersebut pun menjadi korban akibat jalan yang berlubang dan beruntung tidak ada korban dalam kejadian.

Tak terelakan, ban mobil tersebut pun langsung gembos akibat dalamnya lubang.

Tidak hanya Xenia, sebuah mobil apv tujuan pangandaran dari bandung keluarga candra umur 45 pun menjadi korban keganasan Lubang yang sangat dalam dijalan tersebut dan bersyukur tidak ada korban jiwa.

Naasnya lagi, ibu-ibu yang tidak sempat dimintai keterangannya yang baru pulang berbelanja yang menggunakan sepeda motor pun ikut menjadi korban dan terjatuh dan beruntung tidak terluka parah.

Dalam catatan redaksi, diwaktu yang sama 3 pengendara menjadi korban keganasan Lubang dijalan raya tersebuttersebut ditambah penerangan jalan pun sangat kurang mengakibatkan lubang tidak terlihat.

Tidak hanya itu, saat dimintai keterangan menurut beberapa warga pun menyebutkan sebelumnya banyak pula yang menjadi korban akibat jalan berlubang tersebut.

Untuk itu, atas banyaknya korban akibat Jalan berlubang yang minta jajan harus segera dibenahi untuk meminimalisir korban dan Kicau Group berharap adanya tindakan dari Pemrov Jawa barat karena jalan raya tersebut masuk jalan Raya Provinsi Jawa Barat agar segera melakukan perbaikan jalan. (Red/Gus Hendra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru