oleh

Warga Kecewa dengan Musrembang tingkat Kelurahan di Pondok Aren

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) sesungguhnya adalah forum bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan program pembangunan di daerahnya masing-masing.

Memasuki Tahun 2019, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Perencanaan Daerah (Bapeda). Musrenbang tingkat kelurahan dari 11 kelurahan di Kecamatan Pondok Aren sudah mulai dilaksanakan.

Ironisnya, banyak warga pesimistis untuk mengikuti kegiatan musrenbang, bahkan mereka menilai, musrenbang hanyalah kegiatan seremonial yang kehilangan substansi.

Hal ini, dirasakan tokoh masyarakat Yogi Abdulah, saat mengikuti pelaksanaan Musrenbang di kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (29/01/2018).

Yogi menjelaskan, “Pada waktu pembukaan, banyak ketua RT dan RW dan tokoh masyarakat yang merasa sebaiknya musrenbang kelurahan itu tidak perlu dilaksanakan, karena apa yang diusulkan warga ternyata banyak yang tidak diakomodir.

“Bagaimana Perencanaan pembangunan melalui Musrenbang ini diharapkan berlangsung secara demokratis. Belum selesai para pejabat sudah meninggalkan tempat. Mereka mengatakan sebaiknya tahun depan tidak perlu lagi dilakukan musrenbang lagi, “ungkap Yogi

Yogi berharap, pemerintah dan anggota dewan bisa melihat aspirasi warga yang disampaikan. Paling tidak ada pejabat yang berwenang mendengar aspirasi langsung. Tidak perlu banyak tetapi mungkin satu kegiatan saja. Sehingga warga merasa bahwa apa yang diusulkan diterima oleh pemerintah dan tidak bernuasa politik.

“Kami memang mengerti bahwa dana pemerintah itu terbatas tetapi kami juga minta agar apa yang kami sampaikan itu bisa diakomodir. Musrenbang tahun 2019 ini usulannya sama dengan tahun 2018 lalu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua RW 02 Tery mempertanyakan sejumlah anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dengan daerah pemilihan Pondok Aren, banyak yang tidak hadir. Bahkan salah satu warga mempertanyakan, jumlah peserta Musrenbang lebih banyak yang tidak punya kepentingan berseragam pegawai negeri

Baca juga :  Akhirnya Isdianto Berpasangan Dengan Suryani: Bakal Diusung Empat Parpol Ini

Tery mengatakan, “Kehadiran anggota dewan sangat kita harapkan. Tujuannya mengawal aspirasi masyarakat tadi dalam setiap Musrenbang. Selain itu. Kehadiran anggota Dewan dalam setiap Musrenbang menjadi motivasi tersendiri bagi elemen masyarakat. “pungkasnya (Abah Ade)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru