oleh

Meski Terganjal LAHP Ombudsman RI, Reny Lolos Melenggang Duduki Kursi Sekda Kota Bekasi

Kota Bekasi, Kicaunews.com – Proses Assessment untuk menjaring calon Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi dan pejabat Asselon 2 akhirnya selesai. Dari empat kandidat calon Sekda yakni Reny Hendrawaty, Jumhana Lutfi, Dadang Ginanjar dan Yayan Yuliana, akhirnya Reny Hendrawaty yang berhasil lolos menjabat posisi tinggi di tingkat birokrasi Pemerintah Kota Bekasi.

Meskipun sebelumnya sempat ramai diberitakan jika calon Sekda Reny Hendrawaty bakal terganjal oleh tindakan koreksi dari Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI terkait kasus Maladministrasi yang terjadi 27 Juli 2018 lalu, ternyata hal itu tak menjadi ganjalan berat bagi Reny untuk meraih jabatan Sekda Pemkot Bekasi yang mengganti Rayendra Soekarmadji yang telah pensiun.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto telah resmi melantik Reny Hendrawaty sebagai Sekda Kota Bekasi bersama para pejabat Esselon II, III, dan IV lingkup Pemeriantah Kota Bekasi di Pendopo Wali Kota Bekasi, Rabu (23/1/2019) sore.

Reny Hendrawaty yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan, Pendidikan Daerah Kota Bekasi (BKPPD) mendaftarkan diri menjadi calon Sekretaris Daerah dengan melewati beberapa tahap pelolosan, Wali Kota Bekasi juga menjelaskan semua diserahkan ke panitia seleksi calon Sekretaris Daerah Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

Dijelaskan pada saat sambutan, bahwa Sekretaris Daerah bisa diibaratkan dengan Presiden Direktur dan esselon II adalah direktur nya, semua pelaksanaan, pembangunan dan pengendalian di Kantor Pemerintah Kota Bekasi dan selalu menanggungjawabkan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menjabat.

“Saya harap, tidak ada yang persoalan mengenai proses kemarin saat seleksi, mari kita bekerja sama kembali membangun Kota Bekasi, Sekda yang baru agar cepat beradaptasi dan dengan teliti menjalankan proses amanah yang dijabat, kita bersama bekerja demi Kota Bekasi mencapai Visi Misi nya” papar Rahmat Effendi.

Baca juga :  Di Tengah Pandemi Covid-19, Personil Gegana Brimob Jabar Berbagi Takjil

Proses jabatan di Sekda Kota Bekasi adalah proses panjang dari panitia seleksi secara independen, tidak melihat siapapun, ini adalah keputusan politik Daerah, kemampuan dan kekuatan untuk mendukung kinerja yang mampu kalian ciptakan produk aparatur yang handal dan berkualitas, penjelasan dari Walu Kota.

Selanjutnya, Para Esselon II yang baru diangkat, Wali Kota mengimbau pelajari mengenai arti pelantikan yakni dengan adanya jabatan baru menjadi tanggung jawab yang sangat berat, karena mengemban amanah di tangan 2,7 penduduk warga Kota Bekasi, begitupun  belajar mengenai tour of duty dan penempatan dalam bekerja dan juga dipastikan hati hati dalam bekerja.
Esselon II yang menjabat yakni,

1. dr. Tanti Rohilawaty sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi,
2. Taufiq Rachman Hidayat menjabat Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kota bekasi,
3. Drs. Junaedi menjadi Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi
4. Arief Maulana, ST, MT menjabat Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi.
5. Lintong Dianto Putro, menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Terpadu.
6. Hj. Dwie Andaryani menjadi Staf Ahli bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia

Berikut juga telah dilantik para pejabat Esselon III sebanyak 21 orang dan Esselon IV sebanyak 63 orang.

Wakil Wali Kota Bekasi juga mengucapkan syukur dan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik, agar bisa beradaptasi dan saling kerja sama antara pegawai dan juga saling koordinasi antar Dinas untuk mengedepankan Visi Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan ihsan. (fie)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru