oleh

Buntut Gudang Narkoba di Sekolah, YP AK Jakarta Datangi Wakil Rakyat

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Hebohnya penangkapan atau pengungkapan yang dilakukan Polsek Kembangan beberapa waktu lalu soal gudang narkoba di sebuah fasilitas sekolah jakarta barat terus mendapat kecaman.

Kecaman itu datang dari YP AK Jakarta mulai dari Guru, Mahasiswa, Dosen, Rektor, Pendiri, Penasehat, Pembina dan Ketua mendatangi Kantor  Wakil Rakyat Ketua DPRD DKI jakarta pada Selasa, 22/1/2019 Jl. Kebon Sirih Jakarta pusat.

Kedatangan mereka diketahui untuk meminta Ketua DPRD DKI Jakarta untuk mengusut sampai tuntas dan menindak tegas siapa saja yang terlibat.

Tidak hanya itu, kedatangannya di Kantor DPRD DKI Jakarta juga mendesak DPRD DKI Jakarta untuk segara mungkin melakukan langkah-langkah menindak tegas agar masalah seperti ini terjadi kembali di dunia pendidikan.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, S.H. menerima langsung kedatangan para rombongan.

Untuk diketahui, pengungkapan gudang narkoba tersebut bermula dari penangkapan seorang pengedar berinisial AN di Kebon Jeruk, Kamis (10/1/2019). Dari hasil pemeriksaan, AN mengaku mendapat barang haram tersebut dari DL dan CP. Ketiganya merupakan jaringan narkoba yang dikendalikan seorang napi dari lapas.

Polisi kemudian menangkap DL dan CP, serta mengamankan barang bukti 355,56 gram sabu dan 7.910 butir obat-obatan golongan IV. Keduanya sejak enam bulan terakhir tinggal di laboratorium sekolah dan memanfaatkan salah satu ruangan menjadi gudang narkoba.

DL dan CP menyalahgunakan fasilitas sekolah untuk dijadikan gudang narkoba dimana DL dan CO tinggal menumpang disekolah tanpa izin dan Sekolah tidak keberatan, karena orangtua mereka salah satu pejabat di sekolah.

Atas perbuatannya, DL, CP, dan AN dijerat pasal 112 juncto 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dimana dengan Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.(Red)

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru