oleh

Meresahkan Warga, Bengkel Kichenset Milik Nurcholis Di ‘Geruduk’

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Dianggap tidak koperatif tempat pembuatan Kichenset (Mebeler) milik Nurcholis di lingkungan RT 03/02 Kelurahan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digeruduk sejumlah petugas. Pasalnya, sudah beberapa kali didatangi dan di undang untuk musyawarah pemilik tetap membandel alias ‘ngeyel’; akhirnya di segel, Senin (21/01/2019)

Kepala seksi Ketentraman dan ketertiban (Trantib) Pondok Aren Triyono menjelaskan, penyegelan tempat tersebut, selain menggangu kenyamanan warga juga pemilik tidak memiliki ijin atau Ilegal.

“Prinsipnya, penyegelan ini berdasarkan koordinasi kami dengan Kelurahan bersama pihak kepolisian (Bhabinkamtibmas) dan Koramil (Babinsa) yang bertugas di kelurahan Pondok Kacang Barat, juga pengurus RT dan RW setempat, “Triyono

Triyono menuturkan, penyegelan tersebut langsung dilakukan atas dasar pernyataan pemilik diketahui bernama Nurcholis saat dilakukan mediasi dengan warga setempat, satu bulan yang lalu. Namun pemilik masih melakukan aktifitas.

“Kami pun berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat untuk menyegel dan segera menghentikan kegiatan. Dsn Kami menjaga janga ada pihak lain yang bertindak,” ujarnya.

Lurah Pondok Kacang Barat Yusri Gozali mengatakan, “Kami sudah berupaya musyawarah ditingkat Kelurahan dan Kecamatan. Namun pemiliknya tidak koperatif.

“Pada dasarnya, penyelagelan tempat tersebut kewenangan Satpol PP atas dasar pengaduan masyarakat yang merasa tidak nyaman sesuai dengan Perda Kota Tangsel nomor 09 Tahun 2012 tentang ketertiban umum, “Kata Yusdi.

Sri Rahayu warga setempat mengatakan, “Hampir satu tahun, Kami merasa tidak nyaman dengan suara bising mesin. Bahkan mereka bekerja sampai larut malam. Kami berharap pemerintah menindak tegas sesuai dengan peraturan,”kata Sri Rahayu.

Sementara itu, aktifis masyarakat yang tergabung dalam LSM Solidaritas Masyarakat Tangerang Raya (Somat) Syaipul Bahri mengatakan, super masi hukum harus tegas, Kalau ada yang melanggat aturan. Dia juga mengancam akan melakukan aksi apabila pihak pemilik tidak menghormati lingkungan apalagi tidak mematuhi peraturan.

Baca juga :  Bupati Indramayu H. Supendi Resmikan Taman Rawa Bango

“Kami atas masyarakat Tangerang, akan menggelar aksi agar pemerintah Kota Tangsel menindak tegas, sesuai dengan Perda nomor 09 Tahun 2012 tentang ketertiban umum. Apalagi lagi perusahan tersebut tidak memiliki ijin, ” kata Syaipul

Tris

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru