oleh

Konas Menwa Indonesia Resmikan Menwa Sultan Nuku Maluku Utara

TERNATE, KICAUNEWS.COM — Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia sebagai garda terdepan kader muda bela negara semakin menunjukkan eksistensinya.

Kali ini sudah terbentuk lagi suatu Komando Menwa di provinsi Maluku Utara yang dinamakan Menwa Sultan Nuku atau Mahanuku. Nama ini diambil terinspirasi dari perjuangan salah satu pahlawan nasional dari Maluku Utara yakni Sultan Nuku, pejuang dari Tidore yang melawan Penjajah Belanda di kepulauan Maluku dan Papua pada abad ke-18.

Semangat juang inilah yang akan diwarisi oleh generasi bangsa khususnya di provinsi Maluku Utara yang sebagian besar wilayahnya ada perairan dan berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Ide penamaan Komenwa baru ini di cetuskan oleh tokoh alumni Menwa Maluku Utara, Edi Langkara, MH yang di setujui oleh Konas Menwa Indonesia.

Di hadapan perwakilan Gubernur, unsur Forkompinda, pimpinan perguruan tinggi dan alumni Menwa se provinsi Utara dan Ratusan calon anggota Menwa baru Mahanuku di kota Ternate pada minggu (20/1/2019), Komandan Komando Nasional (Dankonas) Menwa Indonesia, Ir. H. Ariza Patria meresmikan penetapan terbentuknya Menwa Mahanuku.

Acara ini di rangkai dengan serah terima jabatan dan pengukuhan Komandan Menwa Mahanuku untuk periode 2018-2021.

“Terbentuknya komando Menwa di provinsi Maluku Utara ini adalah hal penting guna pembinaan kader muda bela negara di wilayah perbatasan RI dan diresmikannya Menwa Sultan Nuku ini melalui proses mekanisme aturan organisasi, diawali dengan surat mandat pjs Danmen mulai April 2018, kemudian SK Plt Danmen pada November 2018, hingga ditetapkannya Danmen definitif pada akhir tahun 2018 lalu,” ujar Dankonas Ariza Patria.

Setelah penandatanganan naskah Sertijab Plt Danmen Mahanuku dari Erwin H. Al Jakartaty (Wadankonas Menwa Indonesia) bersama Edi Langkara  (Ketua DPP IARMI Maluku Utara) yang menjadi Danmen definitif, dilaksanakan prosesi pengukuhan Danmen Mahanuku periode 2018-2021 oleh Dankonas Menwa Indonesia H. Ariza Patria  dengan penyerahan Dhuaja (Panji organisasi) Menwa Mahanuku yang diterima oleh Edi Langkara, sebagai Danmenwa Mahanuku yang pertama.

Prosesi ini sekaligus menandai resminya Menwa Mahanuku sebagai komando Menwa ke 32 di Indonesia.

Sebagaimana di ketahui hingga saat ini, struktur organisasi Menwa Indonesia mengenal hanya ada satu komando Menwa di setiap tingkat provinsi yang mengkordinir aktifitas dan pembinaan Satuan-satuan Menwa di berbagai perguruan tinggi yang ada di provinsi tersebut.

“Ini peristiwa bersejarah bagi kami dan bersyukur dengan sudah terbentuk serta diresmikannya Komenwa Mahanuku ini, selanjutnya kami akan membina kesadaran bela negara di kalangan generasi muda, khususnya para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Maluku Utara. Langkah ini di mulai dengan pembentukan Staf Komenwa sebagai pengurus dan pelaksanaan Diksar Anggota Menwa baru sebanyak 120 orang dari 4 perguruan tinggi. Mereka akan di didik di Yonif 732/Banau di Jailolo selama 14 hari, dengan demikian kaderisasi menwa akan berjalan,” demikian disampaikan oleh Edi Langkara, Danmenwa Mahanuku.

Untuk menjadi anggota Menwa, Sambung Edi, memang melalui Tahap pendidikan dasar kemiliteran (Diksarmil), sesuai dengan kompetensi sebagai kader bela negara Dan biasanya di lakukan di lemdik TNI untuk kemudian dilanjutkan dengan pendidikan lanjutan sesuai dengan spesifikasi yang di buruhkan.

“Jadi secara langsung Menwa yang merupakan penerus dari Tentara Pelajar di zaman perang kemerdekaan menyiapkan diri sebagai komponen cadangan hankamnas yang menanamkan nilai-nilai juang 45, patriotisme, kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan semangat bela negara. Sesuai dengan yang tersirat sesanti organisasi “Widya CastrenaDharma Siddha” atau menyempurnakan kewajiban dengan memadukan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan,” Urainya.

Sementara itu, Dalam acara ramah tamah, Wakil Komandan Konas Menwa Indonesia Erwin H. Al Jakartaty yang juga sebelumnya sebagai Plt Danmen Mahanuku juga menjelaskan bahwa esensi anggota Menwa di berbagai wilayah tanah air adalah sebagai kader bangsa yg berdomisili di daerah. Karena Menwa adalah satu tujuan yakni turut serta dalam upaya  bela negara dan menwa milik semua.

“Terbentuknya Menwa di Maluku Utara ini Setelah melalui proses yang tidak instan, hasil dari kerjasama dan kordinasi intensif dengan para alumni Menwa Maluku Utara yang peduli akan kelangsungan organisasi dan kader-kader muda bela negara, untuk itu Konas Menwa menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada para alumni Menwa Maluku Utara dan semua pihak yg telah turut membantu, semoga kedepannya Mahanuku bisa menjadi pilar utama semangat bela negara di kawasan timur Indonesia,” ujar Erwin.

Untuk diketahui, Kegiatan seremonial yang dilakukan di auditorium Restaurant Royal, Kota Ternate itu diakhiri dengan Penganugerahan Anggota Kehormatan Menwa Mahanuku yang di berikan oleh Dankonas Ariza Patria kepada para Pimpinan Perguruan Tinggi di Maluku Utara.

Penghargaan ini di berikan karena kepedulian pimpinan perguruan tinggi untuk membentuk Menwa di Maluku Utara.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru