oleh

Sambangi KPAI, Perwakilan YPP Alkamal Jakarta Temui Komisioner

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Lembaga pendidikan Yayasan Pondok Pesantren Alkamal Jakarta yang menaungi SD, SMP dan Institut Sains dan Teknologi Alkamal (ISTA) Menyambangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada jum’at 18/1/2019.

Kedatangan 7 Orang dari perwakilan SD, SMP dan ISTA menemui KPAI Untuk menyampaikan berbagai keluhannya terkait polemik yang pernah terjadi dan kejadian yang baru-baru ini terjadi adanya Lab Sekolah yang dijadikan Gudang penyimpanan Narkoba.

“Alhamdulillah, kedatangan kami disambut baik oleh Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti,” Kata Rita perwakilan dari SD saat di konfirmasi redaksi via telepon seluler.

Rita yang kesehariannya menjadi guru di SD Alkamal itu mengatakan, kedatangan kami ingin menyampaikan informasi tambahan atas kejadian yang terjadi di YPP Alkamal.

Banyaknya permasalahan yang terjadi di Alkamal seperti beberapa tahun lalu yang belum selesai ditambah lagi saat ini yang sedah buming dengan adanya Laboratorium Sekolah yang dijadikan Gudang Narkoba menjadi titik klimaksnya.

Banyak permasalahan yang terjadi dimulai dengan adanya dualisme yayasan sehingga muncullah permasalahan sampai saat ini.

“Banyaknya permasalahan dahulu yang belum terselaikan sampai adanya penyalahgunaan fasilitas Sekolah yang dijadikan gudang Narkoba, itu yang saya sampaikan,” Akunya.

Tidak hanya itu, saat ditanya siapa pelaku, Rita mengatakan, saya tau percis siapa pelaku yang menyalahgunakan fasilitas sekolah dan memang mereka itu adalah pengguna.

“Mereka adalah anak dari Seorang pengurus di yayasan pendidikan amanah alkamal bukan YPP Alkamal Jakarta,” Imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan Rita, sampai terjadinya penangkapan 2 tersangka dituding adanya pembiaran, karena para tersangka merasa ayahnya menjabat sebagai salah satu pengurus yayasan pendidikan amanah alkamal.

Padahal, sambung Rita, Yayasan Pendidikan Amanah Alkamal itu tidak berlegalitas sah.

“Intinya kami berharap alkamal kembali seperti dulu hanya ada satu nama yaitu Yayasan Pondok Pesantren Alkamal Jakarta tidak ada nama yayasan lain yang memang legailastanya tidak sah dan hanya menjadi sumber dari permasalahan hingga saat ini dan hanya menjadi virus,” Tandasnya.

Saat disinggung tanggapan dari KPAI, Rita Negutarakan Akan adanya desakan dari KPAI kepada dinas pendidikan. “Nanti akan ada pendampingan dari KPAI dan KPAI akan mendesak Dinas Pendidikan juga BNN untuk melakukan tes urine termasuk guru pengurus dan karyawan selain siswa juga mahasiswa,” Kata Rita mengutip ucapan.

“Intinya kembalikan alkamal seperti dulu ber berukhuwah islamiyah, nyaman dan damai,” Pungkasnya.

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru